Suara.com - Sejumlah ilmuwan di Inggris mengatakan bahwa gigi kerang adalah material alam yang paling kuat di dunia. Para peneliti di Universitas Portsmouth, Inggris, mengatakan temuannya itu bisa dimanfaatkan untuk digunakan dalam pembuatan komponen mobil atau pesawat terbang di masa depan.
Untuk tiba pada kesimpulannya itu para peneliti menganalisis dan mengurai gigi kerang sampai pada tingkatan atom. Hasilnya mereka menemukan bahwa gigi kerang mengandung mineral goethite, salah satu material paling keras di dunia.
Karenanya, tulis para ilmuwan di jurnal Interface, gigi kerang mengalahkan jaring laba-laba, material yang sebelumnya diklaim sebagai bahan alam yang paling kuat di dunia.
"Sebelumnya kita mengira bahwa jaring laba-laba adalah material biologi terkuat di dunia, yang punya potensi untuk digunakan pada pembuatan rompi antipeluru hingga komponen elektronik komputer, tetapi kini kami telah menemukan bahwa gigi kerang mempunyai kekuatan lebih besar," kata Asa Barber, pemimpin penelitian itu.
"Serat goethite pada gigi kerang punya susunan yang tepat untuk menciptakan sebuah struktur elastis. Artinya struktur serat pada gigi kerang bisa ditiru dan digunakan pada perangkat canggih seperti mobil balap Formula Satu atau pesawat terbang," jelas Barber.
Kerang sendiri menggunakan geliginya untuk mengikis permukaan batu karang dan mencabut gangang yang merupakan makanan pokok binatang tersebut. (The Guardian)
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi