Suara.com - Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim), disebut akan menjadi daerah pertama di Indonesia yang memiliki Smart City atau Kota Pintar. Dengan kata lain, daerah ini akan menjadi percontohan bagi kabupaten/kota lainnya di Tanah Air.
"Daerah kita merupakan proyek percontohan model Smart City di Indonesia," ungkap Kepala Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah (BPMPD) Kutai Kartanegara, Bambang Arwanto, Minggu (22/2/2015).
Kota Pintar Kutai Kartanegara, kata Bambang lagi, akan mencontoh Fujisawa Sustainable Smart Town yang dibangun oleh konsorsium Panasonic yang beranggotakan 17 perusahaan.
"Model kota ini akan dikembangkan di Indonesia melalui kerja sama Kutai Kartanegara dengan Kadin (infrastruktur), dan telah disampaikan kepada Pak Jokowi pada saat pertemuan Kadin Indonesia dan Presiden RI itu beberapa waktu lalu," kata Bambang pula.
Dijadikannya Kabupaten Kutai Kartanegara sebagai percontohan Smart City, menurut Bambang, dikarenakan daerah ini memiliki pertumbuhan investasi yang cukup baik dan mudah ditata. Selain itu, lahannya juga masih luas, penduduknya belum terlalu padat, punya konsep tata ruang yang baik, serta kaya sumber energi.
Pembangunan Smart City di Kutai Kartanegara, lanjut Bambang, merupakan tindak lanjut kerja sama antara Kadin Indonesia dengan Kyushu Economic Federation Japan, kelompok usaha beranggotakan 970 perusahaan besar di Jepang, pada 10 Februari lalu. Kelompok usaha itu akan mengerjakan beberapa proyek pembangunan di Kutai Kartanegara, termasuk bermitra untuk Bandara Loa Kulu.
"Rencananya, ground breaking dua proyek tersebut dilaksanakan pada Maret 2015," kata Bambang.
Adapun tujuan dari proyek percontohan ini, disebutkan antara lain adalah mencapai 70 persen penurunan CO2, sekaligus sebesar 30 persen penurunan konsumsi air. Selain itu, ditargetkan penggunaan energi terbarukan di atas 30 persen, sekaligus menjadi kota yang dirancang membawa energi untuk kehidupan sampai dengan 100 tahun ke depan.
"Jadi, semua dirancang begitu detail, mulai perencanaan perumahan, fasilitas komersil, fasilitas kesehatan dan pendidikan, serta taman bermain," jelas Bambang. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Industri Kecantikan Indonesia Makin Bergairah, Inovasi dan Teknologi Jadi Kunci Persaingan
-
Dari Kulit hingga Tekstil Ramah Lingkungan, Tren Fashion Masa Depan Makin Berkelanjutan
-
Wali Kota Solo Tegaskan Tak Toleransi Miras Ilegal, Empat Outlet Ditutup
-
Dari AI hingga Alat Diagnostik Presisi, Inovasi Teknologi Dorong Deteksi Penyakit Lebih Cepat
-
Watak Weton Rabu Pon Milik Presiden Prabowo Subianto, Simak Kelebihan dan Kekurangannya
-
BPS Ungkap Penjualan Truk hingga Pikap Melonjak 38,76%
-
Mendagri Siapkan Tiga Langkah Sebagai Solusi Operasional Gaji Pegawai Pemda
-
BRI Dukung Optimalisasi Dana SAL, Perkuat Penyaluran Kredit ke Sektor Produktif
-
Deposit Judi Online Piala Dunia 2026 Tembus Rp1 Triliun! QRIS Paling Banyak Disalahgunakan
-
Purbasari White Glow Body Serum Bisa Memutihkan Kulit? Cek Ulasan Pengguna