- Yellow Hearts resmi diluncurkan di Garuda Spark Innovation Hub sebagai publisher untuk mendukung ekspansi global developer game indie Indonesia.
- Perusahaan ini memfasilitasi pendanaan, pemasaran, serta distribusi bagi pengembang lokal agar mampu menjangkau pasar internasional dengan strategi data.
- Sebagai langkah awal, Yellow Hearts akan menerbitkan dua game karya pengembang lokal berjudul TypeCaster dan juga Irradiant Skies.
Suara.com - Industri game Indonesia kembali mendapat angin segar. Yellow Hearts resmi diluncurkan sebagai publisher baru yang berfokus membawa game indie karya developer lokal ke pasar global, sekaligus memperkuat posisi Indonesia di industri game dunia yang terus berkembang pesat.
Peluncuran ini diumumkan dalam acara “Yellow Hearts Launch Day” yang digelar di Garuda Spark Innovation Hub.
Dalam momentum tersebut, Yellow Hearts menegaskan perannya sebagai jembatan antara developer indie Indonesia dengan ekosistem game internasional, terutama dalam hal pendanaan, pemasaran, hingga distribusi global.
Head of Publishing Yellow Hearts, Brian Chuang, menegaskan bahwa banyak talenta Indonesia yang belum mendapatkan panggung yang layak di industri global.
“Indonesia memiliki begitu banyak talenta kreatif yang luar biasa. Namun, perjalanan untuk membawa game ke pasar global tidak selalu mudah,” ujarnya dalam keterangan resminya,Selasa (5/5/2026).
Ia melihat, Yellow Hearts hadir untuk menjadi partner bagi para developer, bukan hanya sebagai publisher, tetapi sebagai kolaborator yang membantu mereka berkembang dan menjangkau pemain di seluruh dunia.
Dorong Ekosistem Game Nasional Lebih Kuat
Acara peluncuran ini juga mempertemukan berbagai pihak penting, mulai dari developer game, content creator, media, hingga perwakilan pemerintah. Tujuannya adalah memperkuat ekosistem game Indonesia agar lebih terintegrasi dan berkelanjutan.
Dari sisi pemerintah, Staf Khusus Kementerian Komunikasi dan Digital, Alfreno Kautsar Ramadhan, menilai publisher memiliki peran penting dalam membuka akses pasar global bagi developer lokal.
Baca Juga: Game Crimson Desert, Dapatkan Fitur Boss Rematch dan Pengaturan Kesulitan Anyar
“Developer game indie di Indonesia membutuhkan peran publisher untuk membantu memetakan potensi yang belum terjangkau oleh pasar global,” katanya.
Ia berharap kehadiran Yellow Hearts dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, khususnya dalam mendukung para pengembang gim lokal.
Sementara itu, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif RI, Irene Umar, menekankan pentingnya strategi berbasis data dalam membawa game Indonesia ke pasar internasional.
“Harapan kami, Yellow Hearts bisa menjadi jembatan bagi para developer berbakat di Indonesia, tidak hanya kuat dalam mengembangkan game, tetapi juga mampu membaca potensi pasar berbasis data, sehingga karya mereka dapat dinikmati lebih luas,” ujarnya.
Rilis 2 Game Indie Indonesia Siap Go Global
Sebagai langkah awal, Yellow Hearts langsung memperkenalkan dua game perdana yang digadang memiliki potensi global:
Berita Terkait
-
Developer Black Myth Wukong Siapkan Game Baru, Hadirkan Dewa Pemburu Hantu
-
Microsoft Resmi Batalkan Pengembangan Game Xbox Contraband
-
4 Jam Sehari Main Game? AGI Tawarkan Jurus Jitu Selamatkan Generasi Muda
-
Pecinta Game Wajib Tahu! Ini 6 Game Baru Rilis Pekan Ini, Cocok untuk Gamer
-
Diserang Bocil Kematian, Developer Game Upin dan Ipin Universe Akhirnya Buka Suara
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Nadiem Sindir Perlakuan 'Spesial' Kejagung ke Febrie Adriansyah: Saya Langsung Diborgol
-
Top Skor AFF 2026 Memanas! Mitchell Baker Kini Dikejar Ketat Wing Naing Tun
-
Smartfren Luncurkan Unlimited 5G di Semarang, Perkuat Jaringan Digital di Jawa Tengah
-
Profil John van den Brom Pelatih FC Twente yang Usir Mees Hilgers, Suka Ribut dan Ngomong Kasar
-
Mas Dhito Kembali Salurkan 216 Bantuan Pertanian Bagi Petani Guna Dukung Peningkatan Produksi
-
Empat Buronan Pemerintah China Dideportasi dari Semarang, Diduga Terlibat Love Scamming
-
Cakar Kurir Paket, Istri Nelayan Akhirnya Bebas dari Penjara
-
Purbaya Caplok 60% Saham KCIC, Utang Whoosh Kini Tanggung Jawab Kemenkeu
-
Nissan Navara PRO-4X Tampil Gagah di GIIAS 2026 dengan Mesin Turbo Diesel
-
37 Ribu Siswa Keracunan MBG, Amnesty International Desak Pemerintah Hentikan Program