Suara.com - Angkatan Udara Amerika Serikat mengakui bahwa sebuah satelit militer yang dioperasikannya meledak di antariksa pada 26 Februari lalu. Satelit yang belakangan difungsikan sebagai pemantau cuaca itu meledak dan pecah menjadi 43 keping.
Para insinyur militer AS menduga bahwa kenaikan suhu yang tiba-tiba telah mengganggu koneksi satelit DMSP-F13 itu, membuatnya kehilangan kendali, dan akhirnya meledak. Satelit itu sendiri merupakan wahana paling uzur di jajaran satelit cuaca militer dan telah pensiun sejak 2006.
Meski demikian satelit itu masih mengumpulkan data, walau hanya berfungsi sebagai back up, dan kehancurannya tidak berdampak signifikan terhadap kemampuan operasi serta pemantauan militer AS.
"Satelit ini tak lagi digunakan oleh Layanan Cuaca Nasional atau Badan Cuaca Angkatan Udara, maka dampaknya sangat kecil," kata juru bicara militer AS.
Akan tetapi para ilmuwan di Angkatan Udara AS akan tetap menyelidiki penyebab detil insiden itu, untuk mencegah peristiwa serupa berulang di masa depan.
Adapun puing-puing satelit itu diperkirakan akan tetap berada di sekitar orbit Bumi sebelum jatuh karena ditarik oleh gaya gravitasi Bumi. (UPI)
Berita Terkait
-
Terpopuler: Mengenal Sampah Antariksa, IGRS di Steam Tuai Polemik
-
Apa Saja Sampah Antariksa? Misteri Cahaya di Langit Lampung yang Terungkap
-
BRIN Bongkar Misteri Benda Langit di Lampung, Ternyata Sampah Roket China CZ-3B yang Jatuh
-
Bahaya Kessler Syndrome: Sampah Antariksa Ancaman Serius bagi Bumi
-
Waspada! Sampah Antariksa China Seberat 20 Ton Melintas Di Sumatera Bagian Selatan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan