Suara.com - Seorang penggemar drone tanpa sengaja menangkap fenomena unik sekaligus misterius di langit kawasan Silicon Valley, California. Lewat kamera dronenya, ia menangkap sebuah benda terbang melintas dengan kecepatan tinggi.
Rekaman empat detik yang diberi judul "UFO terekam lewat kamera 4K drone" itu lalu diunggah ke Youtube. Tak pelak, video yang diunggah oleh pengguna Youtube bernama Darmino itu memicu perdebatan panas.
"Saya tidak tahu benda apa ini, mungkin kumbang, burung, bayangan, atau pesawat alien! Satu hal yang saya tahu saya tidak merekayasa video ini," tulis Darmino di forum penggemar drone DJI.
"Anda dapat menganalisisnya dengan lebih baik jika Anda mengunduhnya dalam format 4K dan melihatnya frame demi frame. Ada yang tahu benda apa ini?" sambungnya.
Reaksi yang muncul pun beragam. Ada yang menyebutnya serangga, burung, sampai peluru nyasar. Ada juga yang mengatakan benda tersebut adalah pesawat militer yang dirahasiakan. Tapi, tak sedikit pula yang menyebutnya hoax.
Seorang pengguna Youtube mencoba melakukan analisis. Menurutnya, jika dilihat dari kecepatannya, benda tersebut meluncur dengan kecepatan 2890 kilometer per jam, hampir 2,4 kali lebih cepat dari kecepatan suara. Memang, kecepatan itu masih belum secepat pesawat mata-mata Lockheed SR-71 Blackbird yang kecepatannya mencapai 3.529 kilometer per jam. (News.com.au)
Tag
Berita Terkait
-
Bukan di Area 51, Festival UFO Justru Digelar di Kulon Progo
-
Disclosure Day: Thriller Sci-Fi Spielberg yang Penuh Emosi dan Ketegangan!
-
Dokumen UFO Cuma Pengalihan Isu, Publik Diminta Jangan Percaya Omong Kosong Trump
-
Dokumen UFO AS Bongkar Objek Misterius Berputar Spiral Pada Ketinggian 41 Ribu Kaki di Asia
-
Dokumen UFO AS Bongkar Dugaan Kebohongan Rusia 25 Tahun Lalu, Apa Itu?
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pemkot Kendari Wajibkan ASN Setor Sampah Tiap Hari Jumat
-
6 Penyebab Kulkas Tidak Dingin tapi Lampu Menyala, Cek Dulu Komponen Ini sebelum Beli Baru
-
Makin ke Sini Makin Banyak Istilah Baru, Memangnya Kita Paham Konteksnya?
-
Serangan Gajah di Bengkalis Lukai Warga, Seorang Meninggal usai Kelelahan Berjaga
-
5 Temuan Kasus Febrie Adriansyah: Beraksi 8 Tahun, Kumpulkan 'Harta' Luar Biasa
-
Carmen Hearts2Hearts Cetak Sejarah, Bawa Nama Indonesia di KWDA 2026
-
Pedagang Tewas Dikeroyok Brutal Pakai Bambu, Dugaan Keterlibatan 'Ormas' menguat
-
Asapi Lawan di Sprint Race Aragon, Marc Marquez Jaga Asa Juara MotoGP 2026
-
5 Cara Cek Karhutla Lewat HP, Pantau Hotspot hingga Sebaran Asap
-
Adu Nyali di Sirkuit Gery Mang Subang! Kejurnas MotoPrix 2026 Siap Lahirkan Pembalap Masa Depan