Suara.com - Bagi banyak orang, anggur adalah minuman yang nikmat saat disesap, tetapi sialnya justru meninggalkan sakit kepala akibat mabuk pada keesokan harinya - gejala yang sering disebut hangover.
Menyadari cela yang merusak nikmatnya minuman hasil fermentasi itu, sebuah tim ilmuwan di Universitas Illinois, Amerika Serikat, berhasil memodifikasi ragi yang bisa menghilangkan elemen pemantik hangover dalam anggur.
Yang dihasilkan para ilmuwan dalam hal ini adalah cara untuk memangkas racun pada minuman fermentasi seperti anggur atau bir.
"Minuman berfermentasi terbuat dari ragi polyploid, artinya minuman itu mengandung genom yang di dalamnya banyak terdapat salinan gen yang sama," jelas Jin.
Jin dkk menciptakan sebuah enzim, yang berfungsi sebagai "pisau genom", untuk memangkas gen-gen yang sama dan mendorong terjadinya mutasi. Dengan enzim yang sama para ilmuwan juga bisa menambah komponen-komponen positif yang bermanfaat bagi kesehatan pada anggur atau bir.
"Kami harus merancang mutasi yang tepat agar bisa memeroleh fungsi yang benar dari gen tertentu," kata Jin.
"Misalnya kami ingin memproduksi anggur yang nikmat, maka kami harus menghapus satu demi satu gen sampai rasa yang kami inginkan tercapai," jelas dia.
Riset Jin dan rekan-rekannya itu diterbitkan dalam jurnal Aplied and Environmental Microbiology. (The Los Angeles Times)
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan
-
Bal by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten
-
Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?
-
Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan
-
Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur
-
HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
-
Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total
-
Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah
-
5 Fakta Kapal Jukung Terbakar di Sungai Musi, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki