Suara.com - Alat-alat dapur elektronik, mesin cuci, mesin cuci piring, dan microwaves berkontribusi paling besar dalam 41,8 juta ton sampah elektronik dunia pada 2014, demikian hasil temun peneliti dari Universitas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Sekitar 60 persen sampah elektronik adalah perkakas rumah tangga dan hanya sekitar 7 persennya berupa komputer, telepon seluler, dan printer. Temuan para peneliti itu juga menunjukkan hanya 16 persen dari sampah-sampah berharga itu yang didaur ulang.
"Di seluruh dunia, sampah elektronik adalah tambang urban yang sangat bernilai, mengandung sumber-sumber material yang bisa didaur ulang," kata David Malone, rektor Universitas PBB.
Dari 41,8 juta ton sampah elektronik itu diperkirakan ada 16.000 kiloton besi, 1.900 kiloton tembaga, 300 ton emas, dan ratusan ton logam berharga lainnya. Diperkirakan sampah-sampah itu bisa menghasilkan uang sekitar 52 miliar dolar AS atau sekitar Rp671,2 triliun.
Laporan itu juga mengungkapkan bahwa AS adalah negara penghasil sampah terbanyak di dunia, dengan 7.071 kiloton selama 2014. Cina berada di urutan kedua dengan 6.032 kiloton, dan Jepang di tempat ketiga (2.200 kiloton).
Adapun Eropa adalah kawasan penghasil sampah elektronik terbanyak di dunia. Di Norwegia satu orang menghasilkan 28,4 kg sampah elektronik per tahun. Sementara di Afrika sampah elektronik yang dihasilkan satu orang tak lebih berat dari 1,7 kg.
Laporan itu menyebutkan bahwa tingginya jumlah sampah elektronik karena banyak produk elektronik dewasa ini tidak tahan lama, seperti produk-produk elektronik lawas. (BBC)
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
PP Tunas Batasi Anak Main Medsos, Menteri PPPA Usul Balik ke Permainan Tradisional
-
Usai PP Tunas, Kemendikdasmen Terbitkan Aturan Batasi Gawai untuk Anak Sekolah
-
Aktor & Musisi Iqbaal Ramadhan Jadi Brand Ambassador Ugreen di Indonesia
-
PP Tunas Terbit, Komdigi Klaim Bisa Lindungi 70 Juta Anak di Bawah Umur dari Medsos
-
Efek Terlalu Menakutkan, Sutradara RE 2 Minta 'Mode Santai' di Resident Evil Requiem
-
Bocoran Harga Xiaomi 17T Beredar, Bersiap Hadir ke India dan Indonesia
-
Meriahkan Hari Mario, Game Baru Yoshi Bakal Hadir ke Switch 2 Sebentar Lagi
-
37 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 11 Maret 2026, Klaim 100 Ribu Koin dan Pemain 117
-
Daftar Harga HP OPPO Terbaru Maret 2026: Lengkap Seri A, Reno, dan Find X
-
Xiaomi Rilis Mesin Cuci Pintar 2026 dengan HyperOS, Harga Cuma Rp2 Jutaan