Suara.com - Wahana antariksa Rusia yang pada April lalu dikirim mengantar kargo ke stasiun luar angkasa internasional (ISS) telah jatuh dan melewati atmosfer Bumi pada Kamis (7/5/2015), demikian kata Roscosmos, badan antariksa Rusia.
Kapsul yang berisi lebih dari tiga ton makanan, bahan bakar, dan pasokan lainnya untuk para astronot di ISS jatuh dari orbit dan melesat di atas Samudera Pasifik pada pukul 10.04 EDT atau pada Jumat sekitar pukul 9.00 pagi waktu Indonesia.
Sebagian besar wahana antariksa itu diperkirakan hangus terbakar saat bergesekkan dengan atmosfer Bumi dan puing-puingnya yang berukuran kecil diperkirakan jatuh ke lautan.
"Hanya sebagian kecil struktur wahana itu yang bisa mencapai permukaan Bumi," kata Roscosmos dalam pernyataan resminya.
Wahana antariksa itu diluncurkan dari pangkalan roket Baikonur Cosmodrome, Kazakhstan pada 28 April lalu. Tetapi sayang wahana itu tak berhasil mencapai ISS, laboratorium antariksa yang melayang 418 km di atas permukaan Bumi.
Pusat kendali di Bumi kehilangan kontak dengan wahana bernama Progress itu, hanya beberapa menit setelah ia memisahkan diri dengan Soyuz, roket yang membawanya ke antariksa.
Rusia mengatakan sedang menyelidiki penyebab insiden itu. Rusia sudah menerbangkan 62 wahana Progress ke ISS dan hanya dua yang berakhir dengan kegagalan. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo