Suara.com - Mesin pencarian Google akan membatasi peredaran foto dan video bergambar porno yang beredar di dunia maya. Raksasa mesin pencari ini akan menghapus penyebaran foto dan video, khususnya gambar bernuansa "balas dendam" dengan mengunggah foto porno tanpa persetujuan subyek foto.
Rencana ini diungkap oleh SVP Google, Amit Singhal, yang mengumumkan melalui sebuah posting di blog kebijakan publik Google, akhir pekan ini. Google akan mengeluarkan formulir online di mana masyarakat bisa meminta konten balas dendam porno yang melibatkan mereka tidak lagi muncul di pencarian Google.
Penghapusan akan dilakukan tanpa seizin terlebih dahulu ke orang yang mengunggahnya, setelah Google menerima permintaan penghapusan oleh orang yang berada di gambar tersebut. Singhal mengatakan, Google tidak memiliki kontrol atas gambar yang muncul di situs. Namun, dengan menghapus link dari pencarian akan membantu membatasi kerusakan terhadap korban balas dendam porno, khususnya perempuan.
Langkah ini merupakan perubahan besar untuk mesin pencari terkemuka, yang biasanya menolak upaya sensor pada konten internet yang muncul dalam pencarian.
Tapi Google memutuskan untuk membuat pengecualian mengenai isi yang tidak sah dari foto bugil. “Gambar biasanya diunggah oleh mantan pasangan atau mitra atau pemeras untuk menuntut uang dengan mengunggah gambar seperti itu. Semua itu tanpa persetujuan dari orang-orang yang ditampilkan,” kata dia.
"Balas dendam gambar porno yang sangat pribadi dan emosional merusak, dan hanya berfungsi untuk menurunkan korban - terutama perempuan," tulis Singhal.
Hukum terhadap pengunggah foto balas dendam porno telah berlaku di 21 negara bagian AS dan undang-undang larangan federal diharapkan akan diperkenalkan di Kongres AS akhir tahun ini.
Terkait kebijakan penghapusan foto porno ini, media sosial Twitter, Facebook dan Reddit telah melarang foto bugil dari yang diposting tanpa izin subjek. (The Guardian)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Xiaomi Perkuat Ekosistem AIoT, Hadirkan Watch S5, Buds 6 dan Smart Band 10 Pro
-
Baldur's Gate 2 Remake Diprediksi dalam Pengembangan, Bangkitkan Nostalgia
-
Xiaomi 17T Series Resmi Dijual Mulai 6 Juni, Ini Spesifikasi dan Harganya
-
5 Kelebihan dan Kekurangan POCO X8 Pro Max: HP Gahar dengan Skor AnTuTu 2,8 Juta
-
Rp2 Juta dapat HP OPPO Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik Juni 2026
-
3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
-
Desain Standout dan Harga Cuma Rp2 Jutaan, Infinix Hot 70 Cocok untuk Daily Entertainment
-
Spesifikasi Huawei Nova 16: Andalkan Chip Kirin Kencang, Pesaing POCO X8 Pro Max
-
Oppo Find X10 Pro Max Diprediksi Usung Kamera 200 MP, Dukung Telefoto Makro
-
3 Pilihan HP Realme C100 Series Baterai Jumbo, Lengkap dengan Harga dan Kelebihannya