- Transformasi Bnetfit 2026 berfokus menjadi ICT Champion melalui ekosistem terintegrasi berbasis AI dan keamanan siber.
- Infrastruktur digital modern didukung oleh integrasi AI untuk otomatisasi, cloud *scalable*, dan *data center* berstandar tinggi.
- Penguatan fokus pada keamanan berlapis dan pengembangan IoT, serta konektivitas regional ASEAN sebagai koridor digital masa depan.
Suara.com - Transformasi industri telekomunikasi Indonesia memasuki babak baru. Bukan lagi sekadar menyediakan internet cepat, kini pemain infrastruktur digital berlomba membangun ekosistem teknologi terintegrasi berbasis AI, cloud, keamanan siber, hingga data center berskala regional.
Dalam ajang “Media Connect: Iftar Gathering 2026”, Bnetfit memaparkan roadmap ambisius 2026 dengan visi besar: “From Connectivity Provider to National ICT Champion, Building a Measurable, Secure, and Sustainable Digital Ecosystem.”
Visi ini diperkenalkan oleh jajaran pimpinan perusahaan, termasuk Ade Tjendra (CEO) dan Victor Irianto (Komisaris), yang menekankan bahwa era baru infrastruktur digital menuntut pendekatan jauh lebih canggih dari sekadar konektivitas.
“Kami tidak hanya ingin menjadi penyedia internet. Kami ingin menjadi pilar bagi perkembangan dunia digital Indonesia," kata Ade dalam keterangan resminya, Sabtu (28/2/2026).
Melalui infrastruktur yang scalable, dia menambahkan, secure, dan reliable, perusahaan membangun masa depan konektivitas dan ekosistem digital.
Semua ini mampu menopang transformasi digital pemerintah, industri, hingga generasi masa depan.
AI dan Otomatisasi: Otak dari Infrastruktur Digital Modern
Salah satu pilar utama transformasi adalah integrasi Automation & Artificial Intelligence (AI).
Teknologi ini memungkinkan sistem monitoring jaringan berjalan real-time, prediksi gangguan berbasis machine learning, hingga optimalisasi performa layanan secara otomatis.
Baca Juga: Infrastruktur Digital Jadi Penentu Bisnis Ritel dan F&B
Implementasi AI juga ditujukan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan mempercepat respons terhadap lonjakan trafik, serangan siber, maupun kebutuhan pelanggan enterprise.
Pendekatan ini mencerminkan pergeseran industri dari model reaktif menjadi proaktif dan prediktif.
Cloud Scalable dan Data Center Berstandar Tinggi
Ekosistem digital tak akan berjalan tanpa fondasi komputasi awan yang kuat. Karena itu, layanan cloud scalable menjadi fokus utama untuk mendukung penyimpanan, pemrosesan, dan analitik data berskala besar.
Tak hanya itu, penguatan infrastruktur dilakukan melalui pengembangan data center andal bersama Nexbyte.
Infrastruktur ini dirancang untuk menjamin latency rendah, ketersediaan tinggi (high availability), dan distribusi data yang stabil bagi sektor enterprise maupun pemerintahan.
Berita Terkait
-
10 Pilihan Paket Internet Telkomsel Murah untuk Sebulan Januari 2026
-
Siapa Ojol dan Pedagang Online yang Gugat Praktik Kuota Internet Hangus ke MK?
-
Internet Rakyat 100 Gbps Biaya Rp100 Ribu Sudah Bisa Digunakan, Ini Cara Daftarnya
-
Internet Jadi Kunci Arus Balik Nataru, Komdigi Pantau Jaringan 24 Jam
-
Dari Bumi hingga Orbit: Terungkap Badai Keamanan Siber Mengintai Sektor Telekomunikasi di 2025-2026
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
56 Kode Redeem FF Max Terbaru 1 Juni 2026: Raih Skin MAG-7, SG2, dan Bundel Eclipse
-
5 Pilihan Smart TV 32 Inch Terbaik Harga Rp2 Jutaan, Canggih dengan Fitur Modern
-
Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik Menurut Review Pengguna
-
5 HP Midrange Paling Dicari Juni 2026: Chip Kencang, Skor AnTuTu 2,1 Juta Poin
-
Budget Rp3 Juta Dapat iPhone Apa? Ini 4 Pilihan HP yang Masih Sangat Layak Pakai di 2026
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Panasonic LUMIX L10, Tawarkan Fitur Zoom Ciamik
-
Spesifikasi Redmi Headphone Neo di Indonesia: Harga Rp1 Jutaan, Baterai Tahan 72 Jam
-
AS Perketat Larangan Chip AI China, Huawei hingga Alibaba Makin Gencar Kembangkan Alternatif Nvidia
-
Lintasarta Percepat Investasi Infrastruktur AI di Indonesia, Siap Dorong Transformasi Digital
-
vivo X Fold6 Rilis Akhir Juni 2026, Ini Spesifikasi dan Fitur Unggulannya