Suara.com - Para ilmuwan kedokteran dari King College London, Inggris, mengembangkan sebuah uji darah pasien untuk mendeteksi seberapa cepat manusia bisa berisiko terkena penyakit Alzheimer.
Tes itu mengukur vitalitas gen tertentu yang diyakini para peniliti merupakan indikasi akurat usia biologis seseorang, yang mungkin saja lebih muda atau lebih tua dari usia kronologis sebenarnya terhadap Alzheimer.
Sebuah penelitian, seperti dikutip dari Independet, Selasa (8/9/2015), telah menunjukkan bahwa tes darah dapat membedakan antara individu yang sehat dan pasien dengan penyakit Alzheimer.
Tes itu juga dapat digunakan untuk mengidentifikasi orang-orang pada tahap penyakit otak ini belum berkembang dan masih dalam gejala saja.
James Timmons, profesor kedokteran presisi di King College London mengatakan, tes dengan metodologi penuaan ini juga bisa digunakan pada organ yang disumbangkan untuk operasi transplantasi dan menilai usia biologis pasien akan risiko gagal.
"Ada perbedaan yang sangat kuat antara orang-orang dengan gangguan kognitif ringan dan [orang sehat], sehingga tampaknya seolah-olah itu bisa dikembangkan menjadi tes, terutama bila dikombinasikan dengan variabel klinis yang relevan. Namun kemungkinan besar itu merupakan cara untuk menemukan orang berisiko dan membimbing mereka ke arah uji klinis untuk pencegahan, " kata Profesor Timmons. (Independent)
Tag
Berita Terkait
-
Satu Studio Menangis: 3 Alasan Film "Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan" Sukses Sampaikan Pesan
-
Berkah Pion di Warung Kopi: Ketika Perang di Papan Hitam Putih Ternyata Bisa Lawan Pikun
-
Studi Mengungkapkan Bahwa Olahraga di Usia Lanjut Turunkan Risiko Demensia
-
Ulasan Buku Granny Loves to Dance: Saat Nenek Tercinta Terkena Alzheimer
-
Cegah Demensia di Usia Senja: Ini Rahasia Menjaga Ketajaman Otak!
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
Terkini
-
Kenapa Kualitas Kamera HP Terasa Menurun Seiring Berjalannya Waktu? Ini Penjelasannya
-
2 Rekomendasi HP Kamera Optical Zoom, Ketahui Bedanya dengan Digital Zoom
-
5 HP Midrange dengan Kamera Terbaik untuk Video Sinematik, Hasil Stabil dan Warna Dramatis
-
Pertamax dan Pertalite Trending, Publik Keluhkan Antrean Panjang serta Dampak BBM Mahal
-
Pesaing Redmi K Pad 2, Honor Siapkan Tablet Gaming dengan Chip Flagship
-
Bocoran Samsung Galaxy A18 Beredar, HP Murah Pertama dengan One UI 9 dan Layar AMOLED
-
Industri Storage Berubah! Lexar Kenalkan AI Storage Core PC dan Gaming
-
Killer Bean Resmi Masuk Steam, Bawa Meme Biji Kopi Populer ke Dunia Game
-
67 Kode Redeem FF Max Terbaru 11 Juni 2026: Jersey Bola dan Super Bundle Menanti
-
4 HP RAM Besar dan Layar AMOLED Harga Pelajar untuk Semua Kebutuhan