Suara.com - Sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa Twitter merupakan media sosial yang bisa menyebarkan dan menularkan emosi positif dengan lebih efektif, ketimbang berita-berita dengan emosi negatif.
"Apa yang Anda tweet dan bagikan di media sosial sungguh berarti. Sering kali, Anda tak hanya mengekspresikan diri tetapi juga mempengaruhi orang lain," kata Emilio Ferrar, peneliti pada USC Viterbi School of Engineering's Information Sciences Institute, Amerika Serikat, pemimpin penelitian itu.
Dalam studi yang diterbitkan pada jurnal PLOS One edisi 6 November itu, Ferrara mengukur muatan-muatan emosional dari tweet-tweet 3.800 pengguna Twitter yang dipilih secara acak. Mereka menggunakan sebuah algoritma yang dirancang untuk membedakan kicauan dengan muatan emosi positif, negatif, dan netral.
Mereka membandingkan sentimen dari sebuah tweet dari seorang pengguna, dengan rasio sentimen tweet-tweet yang membanjiri lini massanya satu jam sebelumnya.
Dengan kata lain, para peneliti berusaha melihat apakah lini massa yang dipenuhi dengan sentimen positif akan memicu pemilik akun menulis tweet bernuansa positif atau sebaliknya.
Hasilnya, jelas Ferrara, sekitar 20 persen pengguna Twitter dipengaruhi oleh apa yang mereka sebut sebagai "emotional contagion" atau "penularan emosi". Para pengguna Twitter empat kali lebih cenderung dipengaruhi oleh tweet positif ketimbang oleh tweet negatif.
Mereka yang tak tertular emosi positif di Twitter bahkan masih dua kali lebih cenderung terpengaruh oleh tweet positif ketimbang tweet negatif. Secara keseluruhan ditemukan bahwa, emosi positif lebih mudah menular di Twitter ketimbang emosi-emosi negatif.
Studi itu sendiri dibangun di atas dasar riset-riset sebelumnya yang menunjukkan bahwa emosi bisa ditularkan dari satu orang ke orang lainnya. Penelitian ini hanya menunjukkan bahwa penularan emosi itu tak hanya bisa terjadi dalam kontak lansung, tetapi juga via komunikasi di dunia maya. (Phys.org)
Berita Terkait
-
Capek-Capek Eka Kurniawan Masuk Nominasi Man Booker, Saingannya Cuma AU!
-
Cuitan Ala Milenial: Pesan Motivasi dari Kicauan Si Burung Zuper!
-
Membaca Ulang Sejarah R.A. Kartini di Tengah Tren 'Unpopular Opinion'
-
Baskara Mahendra Jadi Sasaran Hujatan KNetz, Warganet Tak Tinggal Diam
-
Dari Thread ke Bioskop, Falcon Pictures Garap Film Waluh Kukus
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan
-
Back-to-Back Juara! Kemenangan Fajar/Fikri di China Open 2026 Jadin Titik Balik Ganda Putra RI
-
Undang Wapres Hingga Dedi Mulyadi, Festival Merah Putih Kota Bogor Siap Digelar 9 Agustus
-
Kapitra Ampera Sebut Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Maling Gede
-
Misi Lahirkan Srikandi Baru, Kejurnas Panahan Junior 2026 Diikuti 906 Atlet dari 29 Provinsi
-
Penyelundupan Sabu 2 Kg dari Aceh ke Jakarta Gagal di Bandara Pekanbaru
-
Mencekam! Buaya Situ Habibi Sukabumi Terekam Menerkam Anak Sapi di Depan Wisatawan
-
Hari Mangrove Sedunia, Kilang Plaju Perkuat Komitmen Lestarikan Ekosistem Pesisir
-
Dari Gurih hingga Pedas, Menu Flavor Shake-Up Ajak Pecinta Kuliner Eksplorasi Beragam Rasa