Suara.com - Anjing adalah salah satu binatang yang menjadi sahabat karib manusia. Di hampir setiap kebudayaan manusia di dunia, anjing dikenal sebagai binatang penjaga, pemandu, bahkan bisa menjadi penarik kereta salju di kawasan kutub.
Tetapi sejak kapankah anjing berkawan dengan manusia?
Pertanyaan ini berhasil dijawab oleh sepasang peneliti dari Cina dan Swedia dalam artikel mereka di jurnal Cell Research edisi 15 Desember. Ya-Ping Zhang dan Peter Savolainen - nama dua ilmuwan itu - mengatakan bahwa proses penjinakan anjing melewati dua fase.
Fase pertama dimulai di Cina sekitar 33.000 tahun silam dan fase kedua berlangsung sekitar 15.000 tahun silam di Asia Tenggara. Fase kedua ini adalah yang terpenting karena ketika itulah anjing mulai menyebar ke seluruh dunia dan menjadi sahabat manusia.
Dalam studi itu, Zhang dan Savolainene, mengurutkan genom dari 12 serigala abu-abu, 27 anjing asli Asia dan Afrika, dan 19 anjing ras dari seluruh dunia.
"Kami menemukan bahwa anjing-anjing dari Asia Tenggara berbeda dari populasi anjing lainnya, karena mereka memiliki keragaman genetika paling tinggi dan secara genitik paling dekat dengan serigala," jelas Savolainen.
Tak berhenti sampai di situ. Riset mereka juga berhasil mengungkap sebuah rahasia lain.
Meski pertama kali dijinakkan di Cina, anjing rupanya tak segera menyebar di dunia. Baru di sekitar 15.000 tahun lalu anjing mulai menyebar di dunia, keluar dari Asia menuju Afrika dan Timur Tengah. Eropa baru mengenal anjing sekitar 10.000 tahun lalu. (National Geographic/Discovery News)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Jaga Hak Perempuan, DPR Didesak Segera Sahkan Wahidah Suaib Jadi Anggota PAW Ombudsman RI
-
Warning Hasto Jelang Muktamar: NU Terlalu Besar Diseret ke Politik Praktis, Jangan Coba Pecah Belah
-
Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
-
Dilema Keuangan Anak Muda: Melek Finansial, tapi Masih Andalkan Paylater
-
Buku Tuhan Maha Asyik: Menikmati Perjalanan Spiritual Bersama Sujiwo Tejo
-
4 Rekomendasi HP Mid Range Kamera Mirip iPhone, Hasil Foto Tak Kalah Jernih dan Estetik
-
Wisata Candi Plaosan Kian Bergeliat, UMKM Desa Bugisan Raup Kenaikan Pendapatan 31 Persen
-
Panda Bond Perdana dari Purbaya Laris Manis, Dipesan Investor China hingga Rp 45 Triliun
-
BCA Bidik Pertumbuhan Transaksi Digital di Ultah Blok M, Tebar Banyak Promo
-
Hunian Sehat Makin Dilirik, Industri Kini Terapkan Formula Material Ramah Lingkungan