Suara.com - Samsung akan memamerkan ikat pinggang atau sabuk cerdas - yang bisa memantau kesehatan penggunanya- di arena Consumer Electronics Show (CES) 2016 yang akan digelar di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat.
Sabuk cerdas Samsung itu dinamai Welt dan dikembangkan oleh laboratorium riset C-Lab. Welt, yang termasuk dalam aneka perangkat pakai (wearable) itu dikembangkan untuk memantau ukuran pinggang, pola makan, langkah kaki, dan lamanya waktu duduk penggunanya.
"Welt adalah perangkat pakai kesehatan, yang mirip sabuk biasa. Ia memanfaatkan teknologi sensor cerdas untuk memantau kesehatan penggunanya," jelas Samsung seperti dikutip ZDNet.
Informasi yang dikumpulkan Welt kemudian akan dikirim ke telepon seluler pintar dan aplikasi khusus yang terpasang di ponsel pintar akan menganalisis data-data itu untuk dijadikan pijakan dalam mengambil langkah dan rencana perawatan kesehatan.
Welt sendiri hanya satu dari tiga produk yang dikembangkan oleh C-Lab, laboratorium riset Samsung. Dua produk lainnya adalah perangkat pengendali realitas maya dan sebuah sistem komunikasi wearable untuk perabotan-perabotan cerdas.
CES 2016, salah satu pameran produk teknologi terbesar di dunia, akan digelar di Las Vegas dari 6 hingga 9 Januari mendatang.
Berita Terkait
-
Xiaomi Watch 5 dan Smart Band 10 Pro Resmi Meluncur, AI Personal Trainer Bikin Olahraga Lebih Cerdas
-
Samsung Galaxy Watch Ultra2 vs Galaxy Watch9: Mana Smartwatch AI yang Paling Layak Anda Miliki?
-
Xiaomi Smart Band 10 Pro Debut dengan Bodi Elegan: Mirip Apple Watch, Harga Murah
-
Tren Audio Open-Ear Makin Populer, HAKII Resmi Hadir di Indonesia lewat Blibli
-
Smart Band untuk Apa? Kenali Fungsi dan Perbedaannya dengan Smartwatch
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut