Suara.com - Teori-teori konspirasi besar di dunia, seperti pendaratan astronot Amerika Serikat di bulan, bisa dibongkar hanya dalam beberapa tahun, demikian kata David Grimes, pakar fisika dari Universitas Oxford, Inggris. Tentu saja, kata dia, syaratnya kisah itu benar-benar palsu.
Grimes, dalam risetnya yang diterbitkan di jurnal Public Library of Science ONE pekan ini, mengatakan bahwa semakin banyak orang yang terlibat dalam sebuah konspirasi maka semakin cepat kisah palsu itu terbongkar.
Dalam riset itu ia menyusun sebuah rumus matematika, yang bisa memperkirakan berapa lama sebuah konspirasi terbongkar.
Agar sebuah kisah palsu terbongkar dalam lima tahun, maka yang terlibat konspirasi itu maksimal berjumlah 2.521 orang. Sementara sebuah konspirasi bisa bertahan hingga 10 tahun, maka harus ada kurang dari 1000 orang yang terlibat dan untuk bertahan selama seabad, maka yang terlibat di dalamnya tak boleh lebih dari 125 orang.
BACA JUGA:
Tujuh Misteri Kematian Mirna, Mirip Kasus Agen Rahasia Rusia
Jika pendaratan di bulan benar-benar hoax, jelas Grimes, maka seharusnya konspirasi itu akan terbongkar dalam kurang dari tiga tahun delapan bulan. Alasannya karena konspirasi itu diketahui oleh sekitar 411.000 orang yang saat itu bekerja untuk badan antariksa AS, NASA.
Grimes juga mengaplikasikan hitungannya tentang dugaan konspirasi lainnya seperti soal pemanasan global dan obat kanker yang disembunyikan oleh perusahaan-perusahaan farmasi raksasa dunia. Hasil hitungannya menunjukkan seharusnya persekongkolan itu - jika benar terjadi - sudah terbongkar dalam kurang dari empat tahun.
Adapun rumus matematika Grimes itu disusun berdasarkan tiga pengalaman terbongkarnya kisah konspirasi dalam sejarah AS.
Pertama adalah konpirasi program penyadapan internet dan telepon badan intelijen AS, NSA, yang dibongkar oleh Edward Snowden. Kedua, persekongkolan jahat eksperimen sipilis pada warga kulit hitam AS yang terbongkar pada 1972. Terakhir tentang eksperimen forensik pseudoscientific yang dilakukan oleh polisi federal AS (FBI) yang menyebabkan beberapa orang tak bersalah dihukum dan bahkan dieksekusi mati.
Kasus pertama dan ketiga terbongkar dalam enam tahun. Kasus kedua, butuh 25 tahun untuk bocor ke publik. (Live Science/Phys.org)
BERITA MENARIK LAINNYA:
Aneh, Kru dan Penumpang Pingsan Secara Misterius di Pesawat Ini
Dituding Kerap Ajak "ML" Pelatih Tinju, Ini Kata Indra Bekti
Gara-gara Ini, Istri Atalarik Syah Di-follow Artis Turki
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
7 HP Gaming Murah Dibawah Rp1 Jutaan, Kuat Main Gim Berat Tanpa Lag
-
Daftar Harga HP Vivo Terbaru 2026 Lengkap, Mana Paling Worth It Sesuai Budget Kamu?
-
Daftar 6 iPhone Paling Worth It Dibeli di Tahun 2026 dan Harganya
-
Komdigi Akan Blokir Wikipedia Sepekan Lagi Jika Ultimatum Tidak Diacuhkan
-
Laptop AI Intel Core Ultra Series 3 Resmi Dijual di Indonesia, Ini Keunggulan dan Daftar Mereknya
-
5 HP Samsung Seri A dengan Layar AMOLED: Display Mewah Harga Murah
-
23 Kode Redeem FC Mobile 15 April 2026, Bersiap Klaim Pemain Kompensasi Bug OVR 117
-
Lowongan Talenta AI Makin Diburu, Telkomsel Ajak Mahasiswa Ikut IndonesiaNEXT 2026
-
Vivo T5 Pro Resmi Debut, HP Midrange Baterai 9.020 mAh Ini Siap ke Indonesia
-
Skip iPhone X: Ini 5 iPhone Terlawas yang Masih Layak Dibeli 2026