Suara.com - Telepon seluer pintar terbaru Samsung, Galaxy S7 rupanya sangat tangguh dalam air, demikian hasil eksperimen SquareTrade, perusahaan penyedia layangan perlindungan gadget asal Amerika Serikat.
Dalam sebuah uji coba yang melibatkan Galaxy S7 dan S7 Edge, yang dibandingkan dengan smartphone paling mutakhir Apple, iPhone 6S dan 6S Plus, dua jagoan Samsung itu terbukti lebih kuat bertahan di dalam air.
Samsung Galaxy S7 dan S7 Edge terbukti masih bisa berfungsi setelah direndama di dalam air selama 30 menit. Satu-satunya masalah adalah fitur audio yang tak bisa mengeluarkan suara maksimal secara permanen.
Sementara iPhone 6S dan 6S Plus mengalamai kerusakan lebih parah. Tak hanya sistem audionya yang rusak, tetapi ponsel pintar Apple itu juga berhenti beroperasi setelah 10 menit terendam air.
Tetapi dalam ujian menghadapi benturan, Galaxy S7 bersaudara rupanya lebih rentan rusak. Ketika dijatuhkan dari ketinggian 2 meter, dengan bagian samping menghadap ke tanah, Galaxy S7 sudah rusak pada percobaan keempat. Adapun S7 Edge rusak sama sekali dalam percobaan ketujuh.
Ketika dijatuhkan dengan layar menghadap ke tanah, layar Galaxy S7 pecah di percobaan pertama dan S7 Edge di percobaan kedua.
Samsung sendiri telah mulai membuka pemesanan Galaxy S7 di Indonesia. Kedua ponsel itu dijual dengan harga mulai Rp9 juta sampai Rp10.500.000 per unit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung