Suara.com - Pengguna Android kembali mendapat berita buruk, kali ini mendapat serangan dari Stagefright. Sebuah penelitian dilakukan d Northbit, menemukan variasi terbaru yang dijuluki Metafora dan kini menyerang ponsel berplatform Android.
Pembajakan dari Stagefright, pertama kali ditemukan pada akhir 2015, yang menyebar ke perangkat Android dan berhasil di perbaiki. Hal yang perlu diperhatikan pemilik Android adalah mengukur pertahanan perangkat sebelum mulai berselancar di dunia maya.
Mengunjungi website video MPEG-4 yang tidak jelas dapat menyerang dan menimbulkan kerusakan pada server media di perangkat Android. Data pada hardware akan dikirim kembali ke penyerang, dan akan mengirim file video lain, mengumpulkan data keamanan tambahan dan memberikan satu file video terakhir yang benar-benar menginfeksi perangkat.
Kedengarannya melelahkan, tetapi cara ini sungguh cepat menerobos masuk ke dalam ponsel dalam waktu 20 detik. Pelaku pembajakan akan mendapatkan akses ke data yang tersimpan di telepon da menngendalikan operasi kunci.
Perangkat yang rawan terkena serangan ini seperti Nexus 5, LG 3 dan Samsung Galaxy 5. Jangan senang dulu buat pengguna iPhone. Metafora memang belum ditemukan di perangkat iPhone, tapi beberapa pembajak di luar sana sangat mungkin memiliki akses ke perangkat Anda.
Meskipun begitu, kedua sistem operasi Android, yakni Marshmallow da Lollipop telah berisi patch yang dirancang untuk mengalahkan Stagefright. "Perangkat Android dengan tingkat patch keamanan 1 Oktober 2015 telah terlindungi karena perbaikan (CVE-2015-3864) tahun lalu," kata Google dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Forbes, Senin (21/3/2016).
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat
-
Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti
-
BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial
-
Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon
-
Ketika Penyandang Disabilitas Didorong Membangun Bisnis Berkelanjutan
-
KPK Tahan 4 Tersangka Baru Korupsi Asuransi Fiktif PT Pelni Rp263 Miliar
-
Limbah Sianida vs Kemarau Panjang: Saat Sungai Cikaniki Mati Rasa dan Warga Berjuang Demi Air Bersih
-
Askrindo Pertajam Strategi Pertumbuhan, Fokus Diversifikasi Produk hingga Digitalisasi
-
Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri: Pentingnya Penguatan Kapasitas & Dukungan Bagi Kepala Daerah