Suara.com - Telepon seluler cerdas terbaru Samsung, Galaxy S7 dinobatkan sebagai smartphone terbaik oleh Consumer Reports, majalah yang berafiliasi dengan organisasi pembela hak-hak konsumen di Amerika Serikat.
Consumer Reports menobatkan Samsung Galaxy S7 sebagai ponsel pintar terbaik yang pernah di-review dan saudaranya, Samsung Galaxy S7 Edge ditempatkan di urutan kedua.
Dua ponsel pintar anyar Samsung itu dinobatkan sebagai yang terbaik karena dinilai memiliki kamera berkualitas, kekuatan baterai mumpuni, prosesor yang super-cepat, dan dilengkapi layar beresolusi tinggi.
Selain itu Galaxy S7 ditempatkan di urutan pertama karena menyediakan ruang memori yang bisa ditambah dan memiliki teknologi tahan air. Memori yang bisa ditambah dengan perangkat eksternal itu mendukung kemampuan Galaxy S7 dalam merekam video 4K atau Ultra-HD yang menghasilkan file berukuran besar.
Consumer Reports dan CNN Money telah menguji kemampuan Galaxy S7 dan menemukan bahwa baterai ponsel cerdas itu bisa bertahan lebih dari 24 jam dalam simulasi panggilan telepon - bandingkan dengan ponsel terakhir Apple, iPhone 6S yang baterainya habis setelah digunakan menelepon sekitar 12 jam.
Perangkat audio Galaxy S7 juga dipuji karena menghasilkan suara yang keras dan jernih. Sementara karena layarnya yang beresolusi tinggi, lebih mudah bagi pengguna untuk membaca tulisan atau menyaksikan video meski dalam ruangan bercahaya terang.
"Dua ponsel anyar ini bukan saja smartphone terbaik Samsung, tetapi juga yang terbaik di dunia," simpul Mike Gikas, editor senior Consumer Reports.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Jangan Diam Uang Rakyat Jadi Bancakan! Masyarakat Diajak Susun APBN Tandingan
-
Sektor Perumahan Solid di Belakang Hilal Firmansyah
-
Iran Buka Peluang Diplomasi dengan AS, Tunggu Sikap Washington
-
Persib Resmi Pinjamkan Bek Muda Dion Markx ke Persita
-
Tambang Ilegal di Bukit Soeharto Disikat Satgas PKH, Potensi Denda Tembus Rp147 Miliar
-
Purbaya Siapkan Teknologi Canggih Baru Deteksi Cukai Rokok, Libatkan Perusahaan Asing
-
Bisa Picu Konflik Horizontal! Pengerahan Ormas saat Kerusuhan Demo DPR Disorot
-
Desil Bansos Bukan Takdir, Begini Cara Mengoreksi Datanya
-
Apa Saja Mimpi yang Tidak Boleh Diceritakan Menurut Islam? Ini Penjelasan Ulama
-
Aksi 'Duka' BEM SI Jatim di Grahadi: Sentil Anggaran Makan Bergizi Gratis di Tengah Bencana