Suara.com - Apes benar nasib seorang perempuan Texas, Amerika Serikat. Setelah rumahnya dirusak oleh badai tornado tahun lalu, kini rumah itu rata dengan tanah karena karena Google Maps memberikan alamat yang salah kepada sebuah perusahaan spesialis penghancur bangunan.
Rumah Lindsay Diaz termasuk dalam kompleks yang dihantam tordano besar di Desember 2015 lalu. Tetapi berbeda dengan rumah lain yang rusak parah, rumah Diaz hanya mengalami kerusakan ringan.
Tetapi pada Selasa (22/3/2016), sejumlah pekerja dari perusahaan penghancur bangunan Billy L. Nabors Demolition datang ke rumahnya dan meratakan bangunan itu dengan tanah.
Belakangan diketahui bahwa para pekerja itu salah alamat. Mereka sebenarnya ditugaskan menghancurkan rumah di Costeau Drive, Rowlett, Texas yang berjarak satu blok dari rumah Diaz. Tetapi Google Maps yang mereka pakai untuk mencari alamat, justru membawa mereka ke rumah Diaz di Calypso Drive.
"Gara-gara Google, saya kehilangan rumah," kata Diaz kepada CNN Money pada Jumat (25/3/2016).
Google sendiri telah mengakui kesalahan aplikasinya itu dan telah memperbaiki kesalahannya.
"Google Maps memang menunjukkan informasi yang salah terkait rumah itu," jelas juru bicara Google, "Dua alamat yang berbeda diposisikan di satu lokasi yang sama oleh Google Maps. Tetapi masalah itu sudah dibereskan."
Layanan Google Maps sendiri memanfaatkan informasi satelit, foto udara, dan foto langsung dari jalanan untuk membuat peta digital.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Pintu Kamar Terbuka, Muncul Rekan Sejawat: Detik-Detik Oknum Polisi Blitar Terjaring Pesta Sabu
-
Nyaman Bersama Mandiri, Langkah Bank Mandiri Jaga Kenyamanan Nasabah Dari Transaksi Hingga Layanan
-
Investor Asing Lagi Senang Belanja Saham BBCA hingga BBRI
-
Kasus Korupsi Petral, Sudirman Said Dicecar soal Pengadaan dan Penentuan Harga Minyak
-
Strategi Pickford Berakhir Ironis, Botol Penalti Jadi Sorotan Argentina
-
Resmi Bergulir, Ruben Onsu Jalani Sidang Perdana Hak Asuh Anak, Absen di Pengadilan Karena Hal Ini
-
IHSG Bertahan di Level 6.100 pada Sesi I, BBCA dan BBRI Melesat
-
5 Aroma Parfum Saff & Co Terlaris di Shopee, Wangi Tahan Lama untuk Sehari-hari
-
Kantongi Surat Kuasa, Hotman Paris Resmi Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Halte Transjakarta Kebon Sirih Arah Kota Tutup Tiga Hari Mulai Malam Ini