Suara.com - Legislator DPRD Kabupaten Konawe Kepulauan, Provinsi Sulawesi Tenggara, mendukung usulan pembangunan sembilan BTS (Base Transceiver Station) di sembilan lokasi di wilayah kabupaten tersebut oleh Pemerintah Konawe Kepulauan kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika.
"Kami sangat mendukung usulan itu dan berharap Kementerian Komunikasi dan Informatika dan menyetujui usulan Pemerintak Konawe Kepulauan itu," kata anggota DPRD Konawe Kepulauan, Haryanto di Kendari, Selasa (19/4/2016).
Menurut dia, ketersediaan sembilan BTS di wilayah Konawe Kepulauan sangat dibutuhkan untuk membuka akses masyarakat kabupaten itu dengan masyarakat daerah lain di Indonesia, bahkan dunia. Jika akses komunikasi masyarakat di wilayah kabupaten itu sudah terhubung dengan dunia luar, kata dia, maka wilayah Konawe Kepulauan yang selama ini masih terisolasi sudah dapat terbuka dari keterisolasian wilayah.
"Selama ini, kami masyarakat Konawe Kepulauan, terutama di wilayah Kecamatan Wawonii Timur, Wawonii Tenggara dan Wawonii Selatan tidak dapat berkomunikasi dengan masyarakat di dunia luar akibat belum tersedianya jaringan telekomunikasi," ungkap Haryanto.
Oleh karena itu, dia menambahkan, semua pihak harus mendukung pembangunan sembilan BTS di Konawe Kepulauan karena hal itu akan membuka keterisolasian wilayah sekaligus mendorong perbaikan tingkat kesejahteraan masyarakat.
"Dengan mudah dan lancar berkomunikasi dengan masyarakat di dunia luar, masyarakat Konawe Kepulauan bisa mengetahui banyak hal dan dapat membuka bisnis atau berbagai usaha ekonomi melalui jaringan telekomunikasi," pungkas Haryanto.
Ia mengatakan, secara umum, wilayah Kabupaten Konawe Kepulauan yang beribukota di Langara di Pulau Wawonii, masih sangat tertinggal karena sejumlah wilayah kecamatan dan desa saat ini belum dihubungkan dengan insfrastuktur jalan yang memadai. (Antara)
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut