Suara.com - Sejumlah peneliti internasional, pada Senin (2/5/2016), berhasil menemukan tiga buah planet yang diduga kuat memiliki kehidupan seperti di Bumi. Para peneliti mengatakan planet-planet itu ukurannya sangat mirip Bumi dan mengelilingi sebuah bintang kecil nan redup pada jarak yang cukup aman untuk membiarkan air mengalir di permukaan ketiganya.
Yang dimaksud dengan jarak aman merupakan jarak ideal antara planet dengan bintang induknya, sehingga panas yang dipancarkan bintang cukup untuk membuat air mencair di permukaan planet. Sama pada Bumi dan matahari.
Air dalam bentuk cair, menurut para peneliti, adalah salah satu faktor penting agar kehidupan bisa tumbuh di sebuah planet.
Adapun ketiga planet itu ditemukan di konstelasi Aquarius yang berjarak 40 tahun cahaya dari Bumi - jarak yang terhitung dekat di banding planet-planet lain di alam semesta.
"Jika kita ingin menemukan kehidupan lain di alam semesta, maka kita harus memulai dari sini," kata Michael Gillon dari Univesitas Liege, Belgia, salah satu astronom yang terlibat dalam studi itu.
Gillon dkk, yang menerbitkan studi mereka di jurnal Nature, mengatakan bahwa belum pernah dalam sejarah ditemukan tiga planet yang mengorbiti sebuah bintang redup, yang termasuk dalam tipe bintang kerdil ultra-dingin.
Adapun tiga planet dan bintang redup itu ditemukan menggunakan Transiting Planets and Planetesimals Small Telescope (TRAPPIST), sebuah teleskop yang terletak di Observatorium La Silla, Chile.
Teleskop itu berhasil mendeteksi tiga planet itu dengan melacak jumlah cahaya yang dipancarkan oleh bintang dan kedipan cahaya yang terjadi ketika planet-planet itu melintasi bintang tersebut.
Meski ketiga planet itu berukuran mirip Bumi, tetapi bintang induk mereka ukurannya hanya 8% dari matahari kita. Kecemerlangannya juga kurang dari setengah cahaya matahari kita.
Sejauh ini para astronom telah menemukan lebih dari 2000 planet di luar tata surya kita. (Reuters)
Berita Terkait
-
Urutan Tata Surya dan Ciri-ciri Planet yang Bisa Kamu Hafalkan
-
Review Kingdom of the Planet of the Apes: Kebangkitan Era Baru Kaum Primata
-
Penjelasan NASA Bumi Tidak Mengelilingi Matahari
-
Belum Mati, Ternyata Planet Venus Aktif Secara Geologis
-
LHS 1140b, Planet Mirip Bumi yang Terbukti Memiliki Atmosfer
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah
-
Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi
-
Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak
-
Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA
-
Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35
-
Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen
-
Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting
-
Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan
-
Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang
-
Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil