Suara.com - Vernee, salah satu produsen telepon seluler pintar asal Cina yang sedang naik daun, baru-baru ini meluncurkan Apollo Lite, smartphone canggih dengan prosesor deca-core (10 core) yang ditopang oleh RAM 4GB.
Dipacu oleh teknologi super cepat seperti itu, Vernee Apollo Lite hanya dibanderol dengan harga 200 dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp2,6 juta.
Berikut adalah spesifikasi dari Vernee Apollo Lite:
Layar 5,5 Inci 1080p
Jika sang kakak (Apollo) dibekali dengan layar 5,5 inci dengan resolusi Quad HD (1440 x 2560 pixel), Apollo Lite juga punya luas layar yang sama, 5,5 inci tetapi dengan resolusi lebih kecil, menjadi Full HD (1080 x 1920 pixel). Itu bukan masalah, kepadatan layarnya masih sangat tajam, 403 ppi.
Chipset yang Sama, Helio X20
Chipset adalah elemen yang sangat penting untuk menentukan kinerja sebuah smartphone. Meski Apollo Lite dibanderol setengahnya dari varian aslinya, namun Vernee tetap menggunakan chipset paling gahar dari MediaTek - Helio X20. Namun besaran RAM-nya memang diturunkan, dari 6GB pada Apollo menjadi 4GB pada Apollo Lite.
Chipset ini punya prosesor sebanyak 10 core, yang terdiri dari tiga cluster. Dua inti ARM Cortex-A72 dengan kecepatan 2,5GHz untuk mode extreme performance, empat inti ARM Cortex-A53 dengan kecepatan 2GHz untuk mode power balance, dan empat inti ARM Cortex-A53 dengan kecepatan 1,4GHz untuk mode power efficiency.
Jadi soal kinerja, tak perlu diragukan lagi. Sebagai informasi, di AnTuTu skor dari Helio X20 ini menembus angka 90 ribu poin.
Kamera Utama 13, Depan 5MP
Vernee mematok Apollo Lite setengah dari dari harga flagship Apollo, jadi wajar memang jika ada beberapa spesifikasi yang diturunkan. Selain resolusi layar dan besaran RAM, sektor fotografi juga disunat. Jika Apollo punya kamera utama 21 MP dan depan 8 MP, Apollo Lite dibekali kamera utama 13 MP dan depan 5 MP.
Kesimpulan
Dibanderol dengan harga kurang dari Rp 3 juta, Apollo Lite menjelma menjadi smartphone Android dengan chipset gahar Helio X20 termurah di pasaran. Apollo Lite akan mulai bisa dipesan pada 1 Juni di Cina. Meski demikian, tidak ada keterangan apakah produk ini akan dirilis secara global.
Meski dijual dengan harga murah di negeri asalnya, jika tiba di Indonesia Vernee Apollo Lite bisa dijual dengan harga lebih mahal. Alasannya karena seperti produk impor lainnya, ia akan dikenai beberapa jenis pajak dan tentu saja ada biasa distribusi yang harus ditanggung
| Published by Jalantikus.com |
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kisah Sitti Fatimah Dorong Anaknya ke Laut Saat KMP Mutiara Sentosa Terbakar
-
Tips Memilih Smartwatch GPS untuk Trail Running, Ini 4 Rekomendasi Terbaiknya
-
Acer Day 2026 Bawa Swift Air 14 AI, Laptop AI Tipis dengan Performa Intel Core Ultra
-
Eternal Sunshine of the Spotless Mind: Saat Kenangan Tak Bisa Sepenuhnya Hilang
-
7 Cara Membersihkan Sunscreen Waterproof agar Tidak Menyumbat Pori
-
Mata Langit Satelit Lampung-1: Ambisi Gubernur Mirza Bawa Lampung ke Era Angkasa Tanpa APBD
-
Skenario Lolos Timnas Indonesia: Tak Ada Pilihan Selain Menang atas Singapura
-
Senyum Terakhir di KMP Mutiara Sentosa 2: Rencana Pernikahan Sari yang Kandas di Laut Sapudi
-
Keberanian John Herdman Datangi Suporter Garuda yang Kecewa Disanjung Media Asing
-
Simpanan Masyarakat Terus Tumbuh, LPS Yakin Tidak Ada Makan Tabungan