Suara.com - Foxconn berusaha menerapkan standar kualitas level tinggi dalam memproduksi setiap perangkat. Sebagai contoh saat memproduksi smartphone InFocus, proses desainnya bodinya dibuat dengan keahlian yang presisi memakai logam dengan 8 CNC process.
“Proses ini digunakan di sektor manufaktur yang melibatkan penggunaan komputer untuk mengontrol peralatan mesin (computer numeric control) yang mencakup internal structure & processing, the antenna structure processing, screen structure processing, 3D side hoe machining, 360 drilling Qieja, structure end milling, dan overall polishing process. Semuanya dilakukan dengan ketelitian tingkat tingggi menggunakan teknologi mutakhir,” ungkap Terry Gou, CEO Foxconn dalam keterangan resminya, Rabu (8/5/2016).
Hal yang sama dilakukan pada produksi iPhone. Namun prosesnya lebih rumit lagi karena tiap komponennya didatangkan dari berbagai negara, kemudian disatukan dan dirakit di pabrik Foxconn sebelum diedarkan ke seluruh dunia.
Tidak hanya itu, Sebagai upaya meningkatkan teknologi otonom demi kelancaran produksi, Foxconn belum lama ini mengaplikasikan robot. Perusahaan menggunakan robot untuk mengurangi tugas yang sifatnya repetitive atau berulang-ulang yang sebelumnya dilakukan oleh karyawan manusia.
Sehingga dengan adanya bantuan robot ini, maka pekerja manusia bisa lebih fokus ke bagian manufaktur lain seperti riset dan pengembangan (R&D) dan kontrol kualitas. Dengan kata lain, Foxconn akan terus memanfaatkan tenaga robot otonom dan kekuatan manusia untuk bersinergi dalam operasi manufaktur sehingga baik kualitas maupun kuantitas produksi bisa meningkat secara signifikan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 4 Mobil Keluarga Bekas 50 Jutaan: Mesin Awet, Cocok Pemakaian Jangka Panjang
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Hasil M7 Mobile Legends Swiss Stage 5: ONIC Lolos Knockout, Susul Alter Ego
-
Saingi iPhone 17 Pro, Oppo Find X9 Pro Masuk 7 Besar HP Kamera Terbaik 2026
-
58 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari: Ada Diamond, Hadiah Gojo, dan Fushiguro Bundle
-
Daftar Harga HP OPPO Januari 2026, dari yang Rp1 Jutaan hingga Flagship Terbaru
-
Acer Dobrak Standar Wi-Fi 7 dan 5G Lewat Lini Jaringan Terbaru Predator dan Connect
-
SSD Seukuran Koin dengan Performa Kilat yang Siap Guncang Dunia Teknologi
-
5 Tim Raih Tiket Knockout M7 Mobile Legends: Ada Alter Ego, SRG, dan TLPH
-
Tak Berumur Panjang, Amazon Matikan Game MMO New World Aeternum pada Awal 2027
-
7 Cara Menjaga Keamanan Akun Instagram agar Tidak Mudah Diretas
-
Honor Magic 8 Pro Air Siap Rilis: Lebih Ringan dari iPhone Air, Usung Baterai Jumbo