Suara.com - Layanan peta digital Google kini tampil lebih jelas, rinci, dan fokus dengan versi terbaru Google Earth yang mengambil foto-foto Bumi dari satelit Landsat 8 milik Amerika Serikat.
Google Earth diperkenalkan pertama kali pada 2013 lalu dan sejak Senin (27/6/2016) Google menayangkan foto-foto baru permukaan Bumi yang lebih terang dan jelas yang diambil dari satelit Landsat 8 yang mengorbit sejak 2013.
Foto-foto baru itu lebih jelas karena, kata Google, diolah menggunakan teknik penyuntingan foto terbaru. Tampilan Google Earth anyar itu merupakan hasil kerja sama Google dengan badan antariksa AS (NASA) dan US Geological Survey.
Google Earth sebelumnya mengambil foto-foto Bumi dati satelit Landsat 7 yang menurut program manajer Google, Chris Herwig, memiliki masalah hardware sehingga foto-foto yang dihasilkannya tak sempurna.
"Landsa 8 memotret dengan sangat rinci, menampilkan warnal lebih terang, dan pada frekuensi yang cukup cepat," jelas Herwig.
Google Earth menampilkan gambar permukaan Bumi secara jelas dengan menganalisis dan memadukan jutaan foto yang diambil oleh satelit itu.
Landsat sendiri telah mengawasi permukaan Bumi dari antariksa sejak 1972. Satelit-satelit itu mengumpulkan jutaan informasi tentang perubahan permukaan Bumi selama puluhan tahun. (AFP)
Tag
Berita Terkait
-
Buka Kembali Kenangan Lama Lewat Google Maps dan Earth
-
Disneyland Minder! Penampakan Google Earth Rumah Crazy Rich Haji Isam di Kalimantan Bikin Melongo
-
Ngeri Banget, Google Earth Bisa Bawa Kita Balik ke Masa Lampau
-
Bucin Banget! Perjalanan 7000 KM Bikin Tulisan 'Marry Me' di Google Maps Masuk Guinness Book of World Records
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis