Suara.com - Huawei mengajukan gugatan terhadap Samsung di Cina. Gugatan pelanggaran hak paten ini membuat sengketa hukum dua raksasa elektronik asal Asia ini makin runcing.
Juru Bicara Quanzhou Intermediate People's Court Wang Zhiwei, seperti diberitakan Reuters pada Kamis (7/7/2016), memberitahukan bahwa pihaknya telah menerima secara resmi gugatan Huawei belum lama ini. Meski demikian, Zhiwei tidak merinci lebih lanjut perihal itu, termasuk pelanggaran hak paten apa yang Huawei tuduhkan pada Samsung.
Merespons langkah hukum yang diambil Huawei, Juru Bicara Samsung mengatakan jika produsen elektronik asal Korea Selatan ini akan melakukan riviu secara seksama dan melakukan pembelaan. Sementara Huawei belum memberikan tanggapan.
Mei lalu, Huawei juga melakukan tindakan serupa terhadap Samsung di dua negara yakni di Amerika Serikat dan Cina. Mereka menuntut kompensasi atas tindakan Samsung yang dianggap menggunakan teknologi komunikasi generasi keempat, sistem operasi, dan user interface software yang telah dipatenkan terlebih dulu oleh pabrikan asal Negeri Tirai Bambu itu.
Apa yang dilakukan Huawei terbalik dari fenomena yang umum terjadi selama ini. Biasanya, justru pabrikan Cina lah yang kerap digugat karena melanggar hak paten.
Misalnya, Ericsson pada tahun lalu menuntut Xiaomi menghentikan penjualan salah satu model yang dijual di India karena dianggap menerobos hak paten.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
Terkini
-
Cari Smartband Murah dengan AOD? Ini 5 Rekomendasi Terbaik 2026
-
Salah Satu Tablet Terkencang di Dunia, Lenovo Legion Tab Gen 5 Mulai Dipasarkan
-
Sukses Usai Debut, Capcom Siap Kembangkan IP Pragmata Lebih Lanjut
-
5 Aplikasi Tanda Tangan Digital 2026: Privy, DocuSign hingga Adobe Sign, Mana Legal di Indonesia?
-
5 HP RAM 12 GB Paling Murah, Performa Top untuk Pemakaian Lama
-
5 Tablet Stylus Pen Rp2 Jutaan, RAM Lega Cocok untuk Produktivitas
-
Luncurkan Fitur dengan Verifikasi Usia Lebih Ketat, Saham Roblox Langsung Anjlok
-
Pesaing Honor, HP Baru Redmi Bawa Layar 7 Inci dan Baterai 10.000 mAh
-
Era AI Bawa Tantangan Baru, Banyak Perusahaan Tinggalkan Sistem Keamanan Terfragmentasi
-
3 HP POCO Rp1 Jutaan Paling Worth It di 2026, Terbaru Ada C81 Pro dengan Baterai Jumbo