Suara.com - Facebook Messenger memiliki ambisi ingin menjadi aplikasi pesan nomor satu. Buat mereka yang lebih peduli dengan keamanan, Facebook akhirnya menambahkan opsi bagi pengguna untuk mengenkripsi percakapan mereka di Messenger.
Messenger akan mulai menawarkan fitur enkripsi end-to-end untuk kelompok uji pengguna terbatas. Sebetulnya, fitur ini merupakan pilihan keamanan yang sudah lama datang untuk Facebook.
Meskipun begitu, "percakapan rahasia" ini mulai debut hari ini dan hanya dilihat pengirim dan pembaca. Namun, kotak enkripsi end-to-end keluar dan Facebook memastikan bahwa percakapan mereka tetap pribadi.
Messenger juga telah mengambil beberapa langkah untuk memastikan bahwa obrolan tetap aman, bahkan jika perangkat pengguna akan hilang atau dicuri. Dalam percakapan rahasia, Messenger akan memungkinkan pengguna untuk menetapkan tanggal kedaluwarsa untuk pesan sehingga tidak akan terlihat dalam percakapan selamanya. Setelah waktu habis, pesan akan lenyap dari semua perangkat.
Modus "percakapan rahasia" hanya akan tersedia di iOS dan Android, tidak di Messenger.com, Facebook chat, atau aplikasi Messenger desktop, setidaknya untuk saat ini. VP Product Messaging Facebook, David Marcus mengatakan kepada TechCrunch, Sabtu (9/7/2016) bahwa penambahan enkripsi end-to-end dimaksudkan untuk membantu Messenger digunakan semua orang yang memiliki aplikasi.
"Kami ingin membuat Messenger messaging platform utama Anda, dan sementara kita saat ini sudah menggunakan faktor keamanan untuk memastikan bahwa pesan Anda aman dan rahasia. Kami merasa bahwa kami selangkah lebih maju dengan modus baru ini," ujar Marcus menjelaskan.
Kombinasi enkripsi end-to-end dan perhitungan mundur pesan benar-benar akan memberdayakan masyarakat untuk memiliki jenis percakapan mereka ingin di Messenger. "Percakapan rahasia" akan membawa keamanan yang lebih kuat untuk hampir 1 miliar pengguna Messenger, selama diaktifkan.
Marcus mengatakan, enkripsi end-to-end harus tetap opsional sehingga pengguna dapat mengakses fitur Messenger populer lainnya, membaca pesan mereka pada beberapa perangkat, dan mengakses cadangan dari obrolan mereka jika mereka kehilangan perangkat mereka.
Facebook juga mencatat bahwa konten seperti GIF, video dan pembayaran tidak dapat berfungsi dalam "percakapan rahasia".
"Kenyataannya adalah Anda mungkin tidak perlu enkripsi end-to-end untuk semua percakapan yang dilakukan. Ini merupakan lapisan tambahan saat Anda ingin melakukan percakapan khusus seperti memberikan nomor Jaminan Sosial, username atau password, memeriksa informasi akun untuk pembayaran, data medis," paparnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
53 Kode Redeem FF 20 Maret 2026 untuk Klaim SG2 Lumut dan Bundle Joker
-
9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
-
Spesifikasi PC Crimson Desert, Game Aksi Open World Terbaru dengan Aksi Brutal
-
Kenapa Sinyal Internet Lemot saat Lebaran? Begini 5 Cara Mengatasinya
-
10 Cara Merapikan Kabel dan Charger agar Tidak Ruwet
-
Saingi MacBook, Laptop Premium Xiaomi Book Pro 14 Dibanderol Rp19 Jutaan
-
5 Rekomendasi HP Rp2 Jutaan Chipset Snapdragon Terbaik 2026
-
Tak Lagi Rumor, Starfield Bakal Meluncur ke PS5 Bulan Depan
-
Huawei Mate 80 Pro Resmi ke Pasar Global: Andalkan Sensor Premium dan Cincin Kamera Ikonis
-
Arab Saudi Kini Kuasai 10 Persen Saham Capcom, Langkah Agresif Putra Mahkota di Dunia Game