Suara.com - Jangan heran jika saat ini Anda melihat sekerumunan orang berjalan ke arah yang sama di berbagai tempat sambil terus melihat smartphone. Hampir bisa dipastikan, mereka adalah para pemain Pokemon Go yang sedang mencari Pokemon.
Pokemon Go merupakan permainan augmented reality yang menggabungkan fitur GPS, kamera, dan waktu pada smartphone. Pada dasarnya, tujuan permainan yang bisa diunduh gratis di Android dan iOS ini adalah mengumpulkan plus memperkuat sebanyak mungkin Pokemon.
Karena itu, tentu saja aspek paling menantang sekaligus paling membutuhkan waktu saat bermain Pokemon Go adalah mencari dan menemukan 'monster-monster' ini. Para pemain mesti terus berjalan hingga peta di aplikasi permainan mendeteksi keberadaan Pokemon.
Jenis Pokemon yang terdeteksi, seringkali sesuai dengan karakteristik area tempat sang pemain berada. Pokemon tipe rumput biasa ditemukan di rerumputan atau hutan, Pokemon tipe air bisa didapat di perairan, dan pokemon tipe kegelapan didapat saat 'berburu' pada malam hari.
Bagi mereka yang tidak cukup sabar atau tidak memiliki banyak waktu, ada cara curang agar gampang menemukan Pokemon, yaitu dengan menggunakan perangkat virtual bernama 'Incense' dan 'Lure module'.
Tiap pemain Pokemon Go, menurut Imore pada akhir pekan lalu, akan mendapatkan dua Incense pada saat memulai permainan. Alat ini dapat dilihat di 'menu' dengan mengetuk gambar Pokeball di bagian bawah layar.
Saat digunakan, Incense akan 'mengeluarkan' aroma khas untuk memancing pokemon-pokemon terdekat agar mendatangi pemain. Incense dapat berfungsi selama 30 menit.
Pemain akan mengetahui Incense miliknya telah aktif saat karakternya di Pokemon Go dikelilingi lingkaran kabut berwarna merah muda.
Incense juga dapat dibeli dengan harga 80-1.250 Pokecoin.
Sementara itu, Lure Module, berdasarkan keterangan Polygon pada Kamis (14/7/2016), berguna 'memancing' pokemon agar mendatangi Pokestop.
Satu hal yang menarik dari Lure Module, ialah alat ini memiliki efek massal. Artinya, pemain-pemain lain pun dapat menangkap pokemon yang berdatangan ke Pokestop saat Lure Module diaktifkan oleh pemain yang membelinya.
Pokestop yang telah 'dimanterai' Lure Module terlihat di peta dengan lingkaran berwarna merah muda di sekeliling ikon Pokestop yang berbentuk kubus biru melayang (jika lokasinya masih jauh) atau lingkaran biru yang besar. Adapun banderol Lure Module adalah 100 Pokecoin.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Demi Selamatkan Hukum, Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Diusulkan Masuk Kabinet Prabowo
-
Aisyah Aqilah 'Siksa' Emosi demi Sajen Satu Suro: Lebih Melelahkan dari Teror Horor
-
Presiden FIFA Kirim Pesan ke Lionel Messi Cs usai Argentina ke Final Piala Dunia 2026, Apa Isinya?
-
Tak Perlu Transit, Wings Air Buka Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Mulai 7 Agustus
-
Mitsubishi Xforce Hybrid Diproduksi di Indonesia
-
Ulah Jukir Liar Bikin 21 Motor di Trotoar Satrio Kuningan Kena Razia
-
Wajah Baru Malioboro, Becak Kayuh Kini Jadi Bekalista yang Canggih dan Ramah Lingkungan
-
BTN Cetak Kinerja Cemerlang, Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% dan NPL Turun Jadi 2,99%
-
Bukan Sekadar Hutan, Menhut Sebut Konservasi Gajah Kini Jadi Urusan Lintas Sektor
-
Gudang Munisi TNI AD Meledak di Madiun: Satu Prajurit Gugur, 6 Terluka