Menghubungkan smartphone dengan sembarang jaringan wi-fi publik memperbesar risiko kebocoran data pribadi. Sayangnya, para pengguna smartphone memiliki kecenderungan besar untuk lebih gampang tergoda oleh wi-fi gratis menurut penelitian yang dilakukan Kaspersky Lab.
Kaspersky Lab melakukan survei terhadap 11.850 orang dari seluruh dunia. Melalui riset ini, Kaspersky Lab menemukan para pelancong, baik untuk tujuan wisata maupun bisnis, memiliki dorongan kuat untuk langsung terhubung dengan internet dan tak memerhatikan keamanan data di smartphone mereka.
Sebanyak 82 persen responden mengatakan sedapat mungkin ingin langsung terhubung ke wi-fi publik di bandara, hotel, dan kafe meskipun tidak terjamin keamanannya.
Runyamnya, hampir separuh melakukan aktivitas online yang membutuhkan data-data perbankan mereka meskipun sedang menggunakan wi-fi publik. Terdapat 48 persen responden yang tak segan melakukan online banking.
Sementara, 46 persen partisipan survei berbelanja online. Adapun 33 persen responden mengaku mengunjungi situs-situs 'sensitif', sedangkan 35 persen melakukan panggilan telepon melalui internet. Perilaku mereka membuat kejahatan siber mengintai di luar negeri.
"Hal yang wajar jika ingin bersantai pada hari libur, tapi seringnya kewaspadaan kita menjadi benar-benar lengah pada saat terhubung ke Internet, begitu juga dengan penilaian kita yang juga ikut lengah. Haruskah kita terhubung ke internet? Haruskah kita posting di media sosial? Ya, tentu saja," kata Head of Consumer Product Management Kaspersky Lab Elena Kharchenko dalam keterangan resmi yang diterima Suara.com, Sabtu (16/7/2016).
"Tapi, kami juga menyarankan pengguna mengambil tindakan pencegahan ekstra ketika mereka melakukan hal ini di luar negeri. Pastikan Anda cerdas dalam hal siber dan menerapkan langkah-langkah untuk melindungi diri sendiri serta data-data Anda" sambung Kharchenko.
Pengguna wi-fi publik harus menggunakan solusi keamanan teknologi informasi yang kuat dan terhubung ke jaringan melalui VPN untuk melindungi diri mereka sendiri ketika mereka bepergian.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut