Suara.com - Selama bertahun-tahun, banyak pengguna Twitter yang meminta agar jejaring sosial itu memverifikasi akun mereka. Pasalnya, hingga saat ini akun yang diverivikasi perusahaan berlogo burung biru itu hanya diberikan kepada selebriti, bintang olah raga dan orang-orang yang dianggap layak identitas mereka dikonfirmasi.
Semua itu kini berubah. Kini semua orang memiliki kesempatan untuk mendapatkan centang putih pada layar biru di akun mereka (sebagai tanda sudah diverifikasi).
Pemilik akun cukup mengiri formulir agar akunnya dapat dinilai untuk verifikasi. Meskipun begitu, tidak semua aplikasi yang terkirim akan berhasil terverifikasi.
Sebuah postingan di blog Twitter pun tercantum. "Akun yang menyangkut dengan kepentingan umum kemungkinan akan disetujui," tulis postingan tersebut seperti dilansir dari Wired, Rabu (20/7/2016).
Postingan ini bertujuan untuk membuat lebih banyak orang menggunakan situs ini dan memiliki keterkaitan satu dengan yang lainnya.
"Tujuan kami dengan pembaruan ini adalah untuk membantu lebih banyak orang, mengikuti akun berkualitas tinggi dan untuk menyatukan para pencipta dan influencer, tidak peduli di mana mereka berada, sehingga dapat dengan mudah terhubung dengan audiens yang lebih luas," tulis postingan tersebut.
Pada dasarnya, proses verifikasi memiliki banyak manfaat bagi para pengguna. Pemilik akun dapat menyaring segala bentuk pelecehan atau ancaman.
Salah satunya perbedaan memiliki akun terverifikasi adalah kolom aktivitas tertentu yang hanya menunjukkan @pesan, favorit, dan retweets dari akun lain yang telah diberikan simbol status centang biru.
Sebelumnya, Twitter mengizinkan pengguna menerapkan verifikasi. Tapi fotur itu kemudian dihapus karena mereka kewalahan dengan permintaan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
7 Ide Lomba 17 Agustus Lucu untuk Bapak-bapak dan Ibu-ibu
-
Narasi 'Antek Asing' Disebut Warisan Hendropriyono, Dipakai Untuk Delegitimasi Kritik Publik
-
Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Desa dan Kelurahan Siaga TBC di Provinsi Riau
-
Momen Akrab Prabowo dan PM Anutin, Antar Sampai Tangga Pesawat
-
Menyaksikan Lahirnya Sebuah Peradaban dari Buku Bara di Atas Demak Bintara
-
War Tiket Upacara 17 Agustus di Istana Daftar di Mana? Ini Link dan Syarat yang Dibutuhkan
-
Bukan Akar Masalah! Pencopotan 137 Kepala Dapur SPPG Tak Perbaiki Program MBG
-
Aguan Lapor, Laba PANI Melejit 484% Jadi Rp1,7 Triliun
-
Benarkah Kesepakatan AS-Iran Sudah Dekat?
-
Ogah Terima Materi, Sumarsih Tagih Janji Pemerintah Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM 1998