Suara.com - Twitter mengambil langkah tegas untuk mengantisipasi tindak pelecehan. Langkah paling mendasar yang relatif dianggap cukup berpengaruh untuk mengantisipasi tindakan pelecehan adalah pemblokiran.
Media sosial satu ini kini memperkenalkan cara sederhana memblokir pengalaman seseorang yang dianggap 'menyinggung' atau menjurus ke arah pelecehan. Cara ini memang tidak langsung menekan mereka yang kerap menggunakan akun palsu atau tidak kejahatan lainnya, tapi setidaknya dianggap dapat bantu meminimalisir.
Sejak semakin maraknya masyarakat menggunakan media sosial sebagai ajang 'pelecehan', Twitter telah beberapa kali melakukan antisipasi. Seperti menata ulang pelayanan, sebagai contoh pengaturan ulang beberapa tombol.
Seperti kali ini, ketika Twitter mengumumkan cara sederhana untuk memblokir akun yang berindikasi melakukan pelecehan. Pengguna cukup menggunakan tiga tombol. Ini tutor sederhana yang bisa dilakukan untuk pemblokiran tersebut.
Pilih klik pada kicauan kasar atau 'menyeleneh', pastikan Anda melihat kiauan tersebut lebih dari satu kali. Lihat ke bagian Balas, Retweet, ikon hati dan tombol pesan langsung untuk menemukan menu tersembunyi yang ditandai dengan elipsis. Kemudian pilih tombol Blokir.
Buat mereka yang kerap menerima berbagai kicauan 'menyeleneh' bisa melakukan hal ini. Tujuannya agar pengirim tidak bisa melakukan hal yang sama terhadap Anda. (The Verge)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol
-
Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak