Suara.com - Maraknya kecelakaan terkait permainan Pokemon Go, Pusat Nasional Kesipaan Insiden dan Strategi untuk Keamanan Siber Jepang merilis tips keselamatan publik. Tujuannya tidak lain untuk menjaga agar pemain tidak terlalu antusias dan melupakan faktor keselamatan.
Berikut sembilan peringatan yang dirilis pemerintah Jepang:
1. Melindungi Informasi Pribadi
Pemerintah mengatakan saat mendaftar, pemain harus menggunakan nickname agar pihak ketiga tidak dapat mengidentifikasi pemain. Selain itu, untuk postingan foto disarankan untuk menghindari menggunakan foto yang diambil di area sekitar tempat tinggal.
2. Waspadalah Terhadap Aplikasi Palsu
Pemerintah memperingatkan ada kemungkinan bahwa ada aplikasi yang mengandung virus dan mendesak pengguna mengunduh aplikasi game dari saluran distribusi yang sah.
3. Unduh Aplikasi Cuaca
Pengguna "Pokemon Go" yang bermain di luar perlu memperhatikan cuaca. Unduh aplikasi yang mengeluarkan peringatan jika cuaca buruk.
4. Waspada Terhadap Serangan Jantung
Pemain kerap berburu Pokemon di saat cuaca yang cerah. Dalam hal ini, pemerintah menyarankan pemain untuk menyadari serangan jantung tiba-tiba. Untuk itu, para gamer diminta untuk beristirahat di tempat teduh dan mengkonsumsi minuman yang mengandung garam.
5. Bawa Baterai Ekstra
Game yang menggunakan GPS, memakan daya tahan baterai. Untuk itu disarankan membawa baterai ekstra atau charger.
6. Memiliki Metode Tambahan
Kondisi terjadi jika smartphone Anda kehabisan baterai. Gunakan telepon umum untuk menginformasikan lokasi terakhir Anda kepada rekan Anda. Untuk anak-anak, pastikan foto terakhir sebelum bermainkan, dikhawatirkan hilang atau tersesat.
7. Jangan ke Area Berbahaya
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif