Suara.com - Lebih dari 300 ekor rusa kutub tewas akibat tersambar petir di Norwegia, baru-baru ini. Pejabat badan perlindungan alam liar setempat menyebut insiden ini sebagai bencana alam yang amat langka.
Badan Lingkungan Hidup Norwegia merilis sejumlah foto mengejutkan yang memperlihatkan sekumpulan bangkai rusa kutub yang tersebar di sebuah padang rumput di kawasan Hardangervidda. Badan tersebut mengatakan, sedikitnya ada 323 rusa kutub yang tewas, termasuk 70 diantaranya yang masih berusia muda. Hewan-hewan malang tersebut tewas tersambar petir pada Jumat pekan lalu.
Juru bicara badan tersebut, Kjartan Knutsen, kepada AP mengatakan, kematian rusa atau hewan lain akibat sambaran petir bukanlah hal langka. Namun, dirinya mengaku baru kali ini sambaran petir menelan korban yang begitu banyak.
Kjartan lalu menerangkan, rusa kutub memiliki kebiasaan untuk cenderung bergerombol dan merapat di tengah cuaca buruk. Kemungkinan, hal itu adalah salah satu penyebab banyaknya rusa kutub yang tewas tersambar.
Ribuan rusa kutub bermigrasi ke dataran Hardanangervidda seiring dengan bergantinya musim. (Independent/Associated Press)
Tag
Berita Terkait
-
Belajar Ikhlas di Taman Rusa USU: Ruang Pulang Saat Saya Berada di Titik Terendah
-
Level Old Money Raline Shah Beda, Pelihara Kawanan Rusa di Rumah!
-
Istana Kepresidenan Bogor Hibahkan 15 Ekor Rusa ke Taman Cadika Medan
-
Lirik Lagu Seperti Rusa yang Haus dan Maknanya yang Menyentuh
-
Terinspirasi Tragedi, Siswa SMA Raih Hibah Besar untuk Alat Keselamatan Rusa Berbasis Kecerdasan Buatan
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung
-
Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah
-
Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi
-
KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor
-
Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya
-
11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel
-
MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia
-
Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?