Suara.com - Fosil yang ditemukan kali ini ternyata 220 juta tahun lebih tua dari sebelumnya. Hal itu memberikan bukti nyata dari organisme hidup kuno yang memberikan petunjuk potensial tentang kehidupan serupa di planet Mars.
Para peneliti, yang menerbitkan temuannya di jurnal Nature, percaya fosil stromatolit, struktur gundukan, seperti yang dihasilkan oleh bakteri fotosintetik.
Kutu mikroskopis membentuk koloni di dasar laut, komposit karbon yang dipadukan sedimen membuat gundukan terawetkan di lapisan batuan.
"Untuk pertama kalinya, kami benar-benar dapat melihat suatu lingkungan di mana kehidupan awal berkembang," kata Allen Nutman salah satu peneliti dari Universitas Wollongong, Australia.
"Dalam hal ini adalah laut dangkal, mungkin cukup dekat dengan garis pantai."
"Jika kami mendapatkan komunitas kutu 3,7 miliar tahun yang lalu, struktur bangunan yang bisa Anda lihat dengan mata telanjang, itu kemungkinan sama seperti terjadi di Mars."
Sebuah stromolite adalah gundukan hingga 4 cm dibentuk oleh koloni mikroba di dasar laut.
Sekitar 3,7 miliar tahun lalu, Mars terdiri dari sungai dan lautan. Nutman mengatakan, lingkungan berair ditunjukkan oleh pola batu yang membentuk gelombang pada sedimen dari dasar laut.
Penelitian sebelumnya, menggunakan isotop (unsur kimia) menemukan kehidupan di Bumi muncul sekitar 3,8 miliar. Penemuan kali ini jadi bukti fisik yang mendukung temuan tersebut.
Nutman merupakan bagian dari sekelompok ilmuwan Australia yang meneliti di barat daya Greenland, antara batuan tertua di dunia, yang dipelajari selama 36 tahun.
Tag
Berita Terkait
-
Benarkah Naik Transportasi Umum Bisa Efektif Kurangi Emisi?
-
Analisis: Waktunya Pakai Energi Terbarukan saat Krisis BBM karena Perang Iran
-
Studi: Industri Migas Tinggalkan Citra Energi Bersih, Kini Tekankan Ketergantungan Energi Fosil
-
Perang Iran Picu Krisis Energi Global, Bisakah Energi Terbarukan Jadi Jalan Keluar?
-
Bisakah Bahan Bakar Ramah Lingkungan untuk Pesawat Jadi Solusi, Ternyata Pakar Bilang Ini
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
5 Pilihan HP Rp1 Jutaan Baterai 6000 mAh: Spek Dewa, Awet untuk Multitasking Harian
-
Game Ragnarok Origin Classic Resmi Rilis ke iOS, Android, dan PC
-
5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
-
4 HP RAM 12 GB Termurah di Bawah Rp3 Juta Akhir Maret 2026, Juara Gaming dan Multitasking!
-
5 Rekomendasi Tablet Termurah di 2026 untuk Multitasking, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
5 Smartwatch Murah Terbaik Rp200 Ribuan, Bisa Cek WA dan Pantau Kesehatan
-
36 Kode Redeem FF 29 Maret 2026, Trik Murah SG2 Lumut dan Bocoran Evo Bundle April
-
30 Kode Redeem FC Mobile 29 Maret 2026: Sambut TOTS April, Klaim Pemain Bintang Gratis
-
Terpopuler: Baru 2 Platform Patuhi PP Tunas, Pilihan HP Android yang Terbukti Awet
-
Bocoran iPhone 18 Terbaru: Semua Model Dapat Dynamic Island Lebih Kecil, Ini Detailnya