Suara.com - Demi membuktikan kehandalan dan kekuatannya, Huaewi pada pekan ini mengirim salah satu telepon seluler terbarunya ke angkasa menggunakan sebuah balon. Tujuan aksi itu adalah untuk membuktikan bahwa ponsel itu masih bisa beroperasi di ketinggian ekstrem.
Huawei Honor 8, ponsel yang diluncurkan Huawei Agustus lalu di Eropa, diikatkan ke sebuah balon pada Senin (5/9/2016), dan diterbangkan dari pangkalan antariksa Esrange Space Center di utara Swedia. Sebuah kamera GoPro juga diikat untuk merekam kondisi ponsel anyar tersebut.
Balon itu ditargetkan pecah di ketinggian 30.000 meter dan Huawei Honor 8 akan meluncur turun kembali ke Bumi menggunakan parasut. Dalam perjalanan kamera ponsel dan GoPro akan berganti-gantian merekam dan menayangkan secara langsung penerbangan mereka.
Sayangnya rencana tak berjalan lancar. Balon itu sudah pecah di ketinggian 18.425 meter. Untungnya ponsel Honor 8 itu berhasil mendarat dengan selamat dan masih bisa berfungsi normal.
Peter Lundkvist dari Huawei Technologies Swedia mengatakan bahwa meski tak berjalan sesuai rencana, ketinggian 18.425 saja sudah cukup untuk menciptakan rekor ponsel pintar pertama di dunia yang bisa beroperasi, merekam, dan menayangkan video live di tempat tertinggi di dunia.
"Semoga Guinness World Records mengakui ini sebagai rekor dunia," kata dia.
Honor 8 sendiri adalah ponsel pintar andalan Huawei paling baru. Ia dibekali layar 5,2 inci, ditopang RAM 4GB, dengan kapasitas memori 64GB. Honor 8 dipacu prosesor HiSilicon Kirin 950 octa-core dan GPU Mali T880 MP4.
Sama seperti iPhone 7 dan LG V20, Huawei Honor 8 juga dipersenjatai dengan kamera berlensa ganda berkapasitas 12 megapiksel, yang bisa merekam video dengan kecepatan 120 frame per detik.
Honor 8 mulai dipasarkan dengan harga 449 dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp5,8 juta di AS.(Reuters/Mirror.co.uk/Android Headlines)
Berita Terkait
-
Tantang Flagship, Kamera 200MP Jadi Senjata HUAWEI Pura 90s, Resmi di Indonesia Mulai Rp15,9 Jutaan
-
Diskon Rp2,5 Juta BRI untuk Pembelian Huawei Pura 90s Pro Max, Cek Caranya!
-
Huawei MateBook Pro S Resmi Hadir, Laptop 798 Gram dengan Layar OLED 3,1K
-
Huawei Mate XT 2 Resmi Rilis 7 September: Desain U-Shape dan Kirin 9050 Pro
-
Huawei Pura X View Resmi Meluncur,HP Wide Screen Pertama dengan Layar 6,39 Inci
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung
-
Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah
-
Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi
-
KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor
-
Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya
-
11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel
-
MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia
-
Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?