Tekno / Tekno
Jum'at, 09 September 2016 | 09:33 WIB
Ilustrasi logo merek Sharp (Shutterstock).

Suara.com - Indonesia menyumbangkan 30 persen dari bisnis Sharp secara global. Perusahaan alat-alat elektronik asal Jepang itu juga optimistis dapat meningkatkan penjualannya di Tanah Air hingga 10 persen pada tahun ini.

"Indonesia adalah negara penting bagi kami. Sebanyak 30 persen bisnis Sharp ada di Indonesia," ujar Executive Managing Officer Sharp Corporation Masahiro Okitsu melalui telekonfrensi langsung dari Tokyo, Jepang, beberapa waktu lalu.

Di kesempatan yang sama, President Director PT Sharp Electronics Indonesia Fumihiro Irie menjelaskan, empat produk elektronik Sharp yang paling banyak terjual di Nusantara adalah lemari es, televisi LCD, mesin cuci, AC. Tiga produk pertama juga telah diproduksi di pabrik Sharp di Karawang.

"Lemari es (berkontribusi) 34 persen, televisi LCD 25 persen, mesin cuci 17 persen , AC 13 persen," papar Irie saat di Karawang, beberapa waktu lalu. Sayangnya, ia menolak memberikan rincian volume penjualan Sharp di negeri ini.

Irie optimistis bahwa pada 2016, Sharp dapat bertumbuh 10 persen di Indonesia.

"Khusus produk kesatu sampai ketiga (lemari es, televisi LCD, mesin cuci) kami punya pabriknya di sini, jadi kami ingin tingkatkan rasio produksinya semaksimal mungkin. Untuk produk yang masih diimpor seperti TV besar dan lemari es besar target kami adalah memperluas pangsa pasar. Termasuk juga untuk (penyaring udara) Plasmacluster," kata dia.

Load More