Suara.com - Jean-Pierre Sauvage dari Prancis, Fraser Stoddart dari Skotlandia, dan Bernard Feringa dari Belanda, berhasil memenangkan Nobel Kimia 2016, demikian diumumkan Akademi Kerajaan Swedia, Rabu (5/10/2016). Ketiganya dinilai berjasa menciptakan mesin-mesin dalam skala molekuler, mesin terkecil di dunia.
Tiga ilmuwan Eropa ini akan menerima hadiah sebesar 8 juta kronor, sekitar Rp12,1 miliar karena jasa mereka merancang dan memadukan mesin-mesin molekuler. Mesin-mesin superkecil itu bisa digerakkan, dikendalikan, dan diperintahkan untuk melakukan sebuah tugas saat diberi energi.
Mesin-mesin molekuler itu dinilai akan sangat bermanfaat dalam pengembangan material-material baru, sensor termutakhir, dan sistem penyimpanan energi.
Sauvage, yang kini berusia 71 tahun, adalah seorang profesor emeritus pada Universitas Strasbourg dan direktur riset emeritus pada Pusat Riset Sains Nasional Prancis.
Stoddart, kini 74, adalah dosen kimia pada Northewestern University, Evanston, Illinois, Amerika Serikat. Sementara Feringa yang berusia 65 tahun adalah dosen kimia organik pada Universitas Groningen, Belanda.
Sauvage adalah perintis dalam bidang mesin molekuler. Pada 1983 ia membuat terobosan dengan menggabungkan dua molekul berbentuk cincin dan mengubahnya menjadi rantai.
Stoddart meneruskan pada 1991 dengan memasang sebuah cincin molekuler pada sebuah sumbu molekuler. Sementara Feringa menjadi orang pertama di dunia yang menciptakan sebuah motor molekuler pada 199. Ia berhasil menciptakan sebuah baling-baling molekuler yang bisa berputar ke arah yang sama.
Ketiga ilmuwan ini, bersama penerima anugerah Nobel 2016 lainnya, akan menerima penghargaan mereka di Stokcholm dan Oslo pada 10 Desember mendatang. (AP)
BERITA MENARIK LAINNYA:
Jaksa Cecar Misteri Hilangnya Celana Robek, Ini Jawaban Jessica
Biadab, Bayi 1 Tahun Dimutilasi Ibu Kandungnya Sendiri
Ini Pengakuan Pengikut Dimas Kanjeng yang Sulit Dinalar
Tak Direstui Keluarga, Ini Alasan Asty Ananta Tetap Nikah di Bali
Inilah Pekerjaan Mario Teguh Sebelum Menjadi Motivator Terkenal
Berita Terkait
-
Penulis Korea Selatan Han Kang Raih Nobel Sastra 2024
-
Hiburan Dilarang Taliban, Malala Yousafzai Mengaku Temukan Kebebasan di Konser Taylor Swift
-
Beri Penghargaan untuk Mahasiswa, Dekan FKUI Tantang Peneliti Kesehatan Indonesia Bisa Raih Nobel:
-
Jurnalis Rusia Lelang Hadiah Nobel untuk Bantu anak-anak di Ukraina
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan
-
3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna
-
Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain
-
Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'
-
Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi