Suara.com - Microsoft memutuskan bergerak secara agresif memecah monopoli pasar PC dengan Studio Surface, sebuah desktop all-in-one 28 inci. Jika langkah ini berhasil, Surface Studio akan menjadi perangkat inovatif yang akan menantang untuk berkompetisi dengan Apple.
Tidak akan mudah bagi Surface Studio untuk bersaing dan merebut perhatian para seniman dan desainer. Bahkan, jika kemungkinan itu ada, dapat menunjukkan betapa rentan Apple di ruang desktop.
Pada Juni 2013, Eksekutif Apple Phil Schiller memperkenalkan produk baru perusahaan, silinder Mac Pro. Ditujukan untuk pengguna profesional. Perusahaan berinvestasi di perusahaan high-end dan menciptakan pengalaman yang tak terhapuskan.
Sejak itu, Mac Pro belum menerima pembaruan, sementara iMac telah mendapatkan pembaruan termasuk monitor 4K pada tahun lalu. Lebih baik lagi, Retina MacBook Pro telah lebih dari 500 hari tanpa perbaikan.
Ketika Apple mengadakan acara untuk memperkenalkan refresh MacBook, mencakup OLED dengan mengganti "sentuhan bar" dengan barisan tombol fungsi. Semakin lama Apple menunggu mendorong desktop-nya ke depan, semakin mudah bagi para profesional kreatif untuk mempertimbangkan untuk mencari alternatif.
"Mereka menunda terlalu lama untuk meniup kami pergi. Entah apa yang akan mereka sajikan atau mungkin sudah waktunya bagi seseorang seperti Microsoft mulai datang dan mengambil pasar mereka," kata Nick Cronan, mitra pendiri Brand Creative, perusahaan desain di belakang smartphone Nextbit Robin.
Dua tahun yang lalu, mungkin memang tidak mungkin hal ini akan dilakukan Microsoft. Tahun lalu Surface Book menunjukkan bahwa perangkat lunak dan jasa perusahaan memiliki pasar hardware yang serius dan kemauan untuk bereksperimen di mana mitra OEM tidak melakukan hal serupa.
Surface Studio merupakan perpanjangan dari komitmen untuk membuat hal-hal yang tidak hanya baik, tapi akan menjadi 'daging segar' buat Microsoft.
"Salah satu tujuan adalah memiliki satu set produk yang kita tahu menjadi pilihan seseorang untuk menarik keluar dari tas mereka dan merasa bangga memilikinya, dengan masih menjalankan Windows," kata VP Perangkat Microsoft, Brian Hall.
Surface Studio tidak hanya terlihat seperti all-in-one PC biasa tapi lebih seperti perangkat yang sama sekali baru. Dengan kata lain, Surface Studio bukan hanya untuk membuat terobosan dalam ceruk pasar.
Ini adalah cara untuk mengangkat Windows secara keseluruhan, baik dengan menawarkan desain premium dan set fitur. Tapi perlu diingat bahwa Apple memiliki sekitar 7 persen dari pangsa pasar PC di seluruh dunia. Sehingga Microsoft juga tidak dapat dengan mudah mengambil alih sisa ceruk pasar yang ada begitu saja. [Wired]
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
5 HP Gaming Rp2 Jutaan dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo Menurut Review
-
Sony Luncurkan 1000X THE COLLEXION dengan Audio Premium dan Noise Cancelling Generasi Terbaru
-
Poco F8 Ultra Kembali Ready Stock, Usung Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Performa Gaming Kelas Konsol
-
Kaspersky Ungkap Malware Argamal yang Menyamar dalam Game Dewasa, Hacker Bisa Kuasai Komputer Korban
-
Punya Uang Rp1,2 Juta Dapat HP Apa? Ini 5 Pilihan dengan Performa Terbaik Juni 2026
-
Microsoft Perluas Literasi AI di Indonesia, 50 Ribu Peserta Kantongi Sertifikasi Kecerdasan Buatan
-
Samsung Konfirmasi Exynos 2700, Siap Jadi Otak Galaxy S27 dan Tantang Snapdragon Generasi Terbaru
-
Startup Singapura Luncurkan Platform AI untuk UMKM Indonesia, Bantu Brand Kuasai Pencarian Google
-
Bujet Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan Review Memuaskan
-
45 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Juni 2026: Tahan Puzzle Messi Demi Pemain OVR 118