- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa siap menambah dana Saldo Anggaran Lebih ke perbankan jika masih kurang.
- Pemerintah sebelumnya telah memindahkan dana Saldo Anggaran Lebih sebesar Rp 400 triliun dari Bank Indonesia ke Himbara.
- Kebijakan penempatan dana di bank Himbara bertujuan menjaga daya beli masyarakat dan mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berjanji menambahkan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) milik Pemerintah ke perbankan jika Rp 400 triliun yang sudah digelontorkan saat ini masih dirasa kurang.
Menkeu Purbaya mulanya bercerita kalau pemindahan kas Pemerintah dari Bank Indonesia (BI) ke himpunan bank negara (Himbara) saat awal menjabat mulai berdampak ke perekonomian. Kala itu ia menggelontorkan dana SAL sebanyak Rp 200 triliun.
"Banyak orang bilang itu enggak ada gunanya. Kalau ada yang ngomong gitu, Anda harus ngerti bahwa dia enggak ngerti ekonomi," katanya dalam acara GIIAS 2026 di ICE BSD, Tangerang, dikutip Rabu (5/8/2026).
Namun per Juni 2026, dia mendapatkan laporan dari pihak perbankan kalau likuiditas mulai kering. Makanya Purbaya memutuskan dana SAL Rp 200 triliun dipertahankan di bank hingga akhir tahun, bahkan hingga tahun depan.
Tak cuma itu, Purbaya juga menambah Rp 200 triliun yang ada di BI ke perbankan untuk menjaga daya beli masyarakat tetap terjaga. Ini juga dimaksud adar sistem finansial bisa mendukung pertumbuhan ekonomi lebih cepat.
"Kalau masih kurang, nanti besok, sehari nih, saya tambah lagi. Sampai jumlahnya cukup di perekonomian," timpal dia.
Sekadar informasi, dana SAL saat ini ditempatkan di Himbara seperti Bank Mandiri, BNI, BRI, BTN, dan BSI. Sayang Purbaya tidak menjelaskan lebih rinci masing-masing dana SAL yang ditempatkan di bank tersebut.
Berita Terkait
-
Purbaya Akui Masih Deg-degan Meski Industri Otomotif RI Tumbuh per Juni 2026
-
Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan
-
Pemerintah Lebih Untung Jika Jalankan Putusan MK Soal MBG di 2027, Pakar UGM Jelaskan Alasannya
-
Purbaya Semprot Moody's dan Fitch: "Offside!" Salah Ukur Ekonomi RI, Harusnya Lihat Angka 5,6%
-
Perluas Cara Berinvestasi, BNI Tawarkan 2.600 Aset melalui Gelegar Lelang 2026
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Purbaya Janji Tambah Dana SAL ke Bank Jika Rp 400 Triliun Masih Kurang
-
Dari Desa Wisata Menuju Lestari, Cara Kemiren Belajar Mencintai Lingkungan
-
5 Sepatu Lari Kiprun Terbaik: Nyaman Dipakai Jogging, Tempo Run hingga Maraton
-
Layanan Mewah Alphard Hybrid Tersedia untuk Penumpang Garuda Indonesia Melalui Kolaborasi Strategis
-
Kasus Dugaan Gratifikasi Izin Tinggal WNA, KPK Geledah Kantor Imigrasi Jakarta Pusat
-
Purbaya Akui Masih Deg-degan Meski Industri Otomotif RI Tumbuh per Juni 2026
-
Sudah Dibuka Hari Ini! Jadwal Pendaftaran Upacara di Istana 2026, Cek Link Resmi dan Cara Daftarnya
-
Negara Agraris Tanpa Regenerasi Petani, Sampai Kapan?
-
Marc Ter Stegen Resmi Direkrut Ajax, Jordi Cruyff Bakal Buang Maarten Paes?
-
Kasus Yusrizal Pasien BPJS: Ketika Empati Tak Bisa Ditawar dalam Profesi Dokter