Suara.com - Belum selesai perburuan pajak Google, Direktorat Jenderal Pajak kini tengah mengincar tunggakan pajak Facebook di Tanah Air, demikian diberitakan Bloomberg, Rabu (23/11/2016).
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Ditjen Pajak Jakarta Khusus, Muhammad Haniv, mengatakan bahwa Facebook menunggak pajak senilai sekitar Rp2 triliun hingga Rp3 triliun di Tanah Air.
Haniv mengatakan pihaknya telah mengirim surat kepada kantor Facebook di Irlandia. Surat itu isinya mengundang Facebook menggelar pertemuan untuk membahas masalah pajak dan bisnis perusahaan media sosial itu di Indonesia.
Indonesia sendiri diketahui sebagai salah satu negara dengan pengguna Facebook terbanyak di dunia. Sekitar 88 juta pengguna Facebook berasal dari Indonesia.
Adapun juru bicara eksternal Facebook di Jakarta enggan memberikan komentar terkait masalah pajak tersebut.
Sementara itu terkait tunggakan pajak Google di Indonesia, Haniv mengatakan pihaknya berharap bisa mencapai kesepakatan melalui negosiasi. Jika kesepakatan bisa tercapai, maka Ditjen Pajak akan mencabut tuntutan pembayaran pajak dan denda atas Google.
Haniv mengatakan bahwa Google harus membayar pajak dan denda sekitar Rp5triliun kepada pemerintah Indonesia. Kesepakatan dengan Google itu, imbuh Haniv, diharapkan tercapai pada pekan depan.
Meski demikian, Taj Meadows, kepala komunikasi kebijakan Google di Asia Pasifik, menolak mengomentari pernyataan Haniv. Ia mengatakan bahwa Google telah melunasi semua kewajiban pajaknya di Indonesia dan akan tetap bekerja sama dengan pemerintah.
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis