Suara.com - Perusahaan layanan jasa digital, Uber akan menghadapi pengadilan Uni Eropa pada pekan depan. Uber ingin meyakinkan negara-negara 'Benua Biru' bahwa mereka adalah layanan digital dan bukan perusahaan transportasi.
Seperti dilansir Reuters, Sabtu (26/11/2016), Uber akan memaparkan argumentasinya di depan dewan yang terdiri dari 15 hakim. Sebanyak 200 orang dari negara-negara Eropa juga telah melakukan registrasi untuk hadir dan menyaksikan.
Jika Uber ditetapkan sebagai perusahaan transportasi, maka korporasi asal Amerika Serikat yang telah beroperasi di Eropa selama 5 tahun ini pun harus mengikuti regulasi ketat soal lisensi kendaraan, asuransi, dan keamanan.
Uber saat ini memang sedang menghadapi kasus di Eropa yang bersumber dari aduan perusahaan taksi konvensional pada 2014 silam. Dua tahun lalu, sebuah korporasi taksi di Barcelona, Spanyol, mengadukan Uber ke pengadilan setempat dengan tuduhan mengoperasikan taksi ilegal.
Pengadilan Spanyol, pada perkembangannya, melimpahkan kasus ini ke pengadilan Uni Eropa.
Kasus ini pun menyita perhatian para anggota Uni Eropa. Belanda, Finlandia, Polandia, Yunani, dan European Free Trade Association (EFTA) memberikan observasi tertulis yang menilai bahwa Uber adalah layanan digital.
Sementara, Spanyol, Prancis, dan Irlandia menyerahkan observasi tertulis yang menyimpulkan bahwa Uber merupakan perusahaan transportasi. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik
-
Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat
-
Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki
-
Tiga Pria NTT Ditangkap Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup, Alasannya Bikin Elus Dada
-
Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen
-
Indonesia Punya Potensi Besar Kembangkan Kripto Syariah
-
5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Remaja Sekolah yang Hasilnya Natural dan Tidak Dempul sesuai Review
-
Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster
-
Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla
-
KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban