Suara.com - Layanan pesan, Telegram, telah melewati masa-masa sulit beberapa tahun terakhir. Seperti akhir penerimaan dari liputan media negatif, terutama yang terkait dengan berbagai anggita ISIS.
Sebelumnya, hari ini Twitter menjelaskan bahwa lebih dari 60 saluran terkait ISIS diblokir setiap hari dan bahwa pemilik akun masih tetap akan menerima berbagai berita terbaru terkait channel-channel mana yang telah diblokir oleh saluran ISIS Watch.
Saluran itu dibuat pada Boxing Day dan telah mengumpulkan lebih dari 2.500 orang.
"Tim kami secara aktif melarang konten ISIS pada Telegram. Berikut laporan, rata-rata 70 saluran ISIS dihentikan setiap hari sebelum mereka mencapai traksi apapun," tulis ISIS Watch.
Dalam beberapa bulan terakhir telah telegram telah menutup beberapa saluran atau channel yang terkait dengan ISIS, berikut rinciannya seperti dikutip dari Neowin.
September - 1987 ISIS bots dan saluran
Oktober - 1800 ISIS bots dan saluran
November - 2094 ISIS bots dan saluran
Desember - 2118 ISIS bots dan saluran (dan terus bertambah)
Berikut tweet dari akun Telegram Twitter resmi, Pavel Durov, CEO dari Telegram, dan pendiri Rusia Facebook, VK, mengatakan:
"Beberapa media mengklaim Telegram melakukan sedikit atau tidak untuk menghentikan ISIS menggunakan platformnya. Tidak ada yang bisa lebih jauh dari kebenaran," kata CEO Telegram Pavel Durov dan Founder Facebook Rusia, VK dalam akun pribadinya.
Kebenaran cuitan tersebut dibandingkan dengan usaha perusahaan yang menghapus saluran layanan yang bersentuhan dengan ISIS sejak November 2015. [Neowin]
Baca Juga: Pembunuhan Sadis di Pulomas, Pengacara: Ada yang Tidak Beres
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
35 Kode Redeem FF 31 Maret 2026, Bocoran Event Kolaborasi Gintama dan Squad Beatz Bulan April
-
HMD Crest 2 Pro Bakal Pakai Chip Snapdragon Terbaru, Usung Baterai 6.000 mAh
-
Usai Debut di Filipina, HP Gaming Murah Nubia Neo 5 Series Bakal ke Indonesia
-
Setara Laptop Entry Level: Harga PS5 Bekas di Maret 2026 Berapaan?
-
10 Cara Mengatasi WhatsApp Pending padahal Sinyal Bagus, Coba Tips Ini
-
Mantan Petinggi Perusahaan Sarankan Disney Akuisisi Fortnite dan Epic Games
-
Poco X8 Pro Rilis 2 April, Baterai 8500mAh dan Dimensity 8500
-
REDMI 15 untuk Outdoor: Baterai Jumbo 7000mAh dan Tahan Air
-
Harga Langganan Strava Anjlok 40 Persen! Buka Akses Premium Lebih Luas
-
Masuk ke Indonesia 2 April 2026, Xiaomi Pamer Skor AnTuTu POCO X8 Pro Series