Suara.com - Pan Pan namanya dan mungkin kalian tak begitu mengenalnya. Tetapi jika kalian pernah melihat panda di kebun binatang mana saja, ada kemungkinan cukup besar bahwa beruang hitam putih asal Cina itu adalah keturunan Pan Pan.
Pan Pan, panda jantan tertua di dunia, mati pada Rabu pekan lalu (28/12/2016) di Provinsi Sichuan, Cina.
Selama hidupnya Pan Pan telah memiliki 130 keturunan. Media-media Cina melaporkan bahwa 25 persen panda di penangkaran adalah keturunan Pan Pan.
Di era 1990an Pan Pan terkenal di antara para penjaga kebun binatang karena "energi dan vitalitasnya". Pada masa itu ia memperanakan panda pertama yang berhasil bertahan hidup dalam penangkaran.
Keluarga Pan Pan kini tinggal di kebun-kebun binatang di seluruh dunia, mulai dari Chiang Mai di Thailand, Edinburgh di Skotlandia, hingga California di Amerika Serikat.
Pan Pan berusia 31 tahun ketika ia mati atau setara dengan di atas 100 tahun pada manusia.
Juru Selamat Spesies
Panda adalah salah satu binatang yang paling sulit untuk dikembangbiakkan di penangkaran. Betinanya hanya punya tiga hari masa subur dalam setahun dan kehamilan bisa berlangsung hingga 200 hari.
Tetapi Pan Pan membantu terciptanya terobosan di Cina.
Seorang juru bicara Pusat Riset dan Konsevarsi Panda di Sichuan, Cina mengatakan bahwa Pan Pan ditangkap di alam liar. Karenanya ia memang lebih liar dibanding Panda lainnya.
"Fisiknya kuat. Dia juga sangat cepat dan gesit ketika muda," juru bicara itu.
Dalam akun media sosial Weibo pada November lalu Pusat Riset dan Proteksi Panda Cina mengatakan bahwa sebelum Pan Pan tiba, fasilitas mereka riset panda mengalami kesulitan dalam soal pengembangbiakan.
"Pan Pan membawa harapan kepada fasilitas ini. Dalam kelompok panda panda yang lamban dan lemah, Pan Pan tampil beda. Ia selalu penuh energi dan vitalitas," tulis fasilitas tersebut.
"Saya mendengar dari para staf senior tentang Pan Pan. Ia sangat kuat dan bertenaga. Pada musim kawin, ia sangat bersemangat dan bernafsu. Seluruh tubuhnya penuh hormon," bunyi postingan itu lebih lanjut, "Ia dengan mudah mendominasi populasi."
Ia sangat aktif dalam proses pengembangbiakan pada sekitar akhir 1990, sebelum ia pensiun karena faktor usia.
Pada September 2016 diumumkan bahwa panda tidak lagi termasuk dalam daftar binatang yang terancam punah karena jumlahnya terus bertambah. (CNN)
Berita Terkait
-
5 Liquid Concealer Glycerin yang Bikin Mata Panda Kamu Hilang Seketika
-
Ini Alasan Purbaya Ngotot Cari Utang lewat Panda Bond China
-
Purbaya Tunda Penerbitan Panda Bond Usai Dirayu Investor China
-
Terbitkan Panda Bond, Purbaya: Bunga Utang China Lebih Murah Dibanding Amerika
-
Concealer untuk Mata Panda Warna Apa? Ini Tips Memilih dan 5 Rekomendasinya
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
Terkini
-
Cinta yang Dibatasi atau Dijaga? Memahami Konsep Taaruf di Era Modern
-
Siapa Wasit Final Piala Dunia 2026 Argentina vs Spanyol?
-
Di Mana Tempat Beli Sepatu New Balance Ori di Indonesia? Ini 4 Rekomendasi Toko Resminya
-
Wajah Malah Jerawatan dan Bruntusan Usai Eksfoliasi? Dokter Estetika Ingatkan Bahayanya
-
Bukan Sekadar Ubi: Pemprov Lampung Ingin Sulap 7,3 Juta Ton Singkong Menjadi Emas Hijau
-
IHSG Berpeluang Menguat ke 6.162, Reliance Sekuritas Unggulkan BBCA hingga SCMA
-
5 Sabun Cuci Muka untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat, Ampuh Angkat Minyak Berlebih
-
Kapan Harus Resign dari Pekerjaan? Kenali 5 Tanda yang Perlu Diwaspadai
-
Tarif Transjakarta Akan Naik? Ini Syarat Mutlak dari DPRD DKI Jakarta
-
Bos Pertamina Akui Kenaikan Harga Pertamax Picu Kelangkaan BBM Subsidi: Saya Minta Maaf!