Suara.com - Bos media sosial Twitter yang menangani region Cina dan sekitarnya mengajukan pengunduran diri. Hal ini diumumkan General Manager Twitter China Kathy Chen persis di penghujung 2016 lewat kaun pribadinya.
"Sekarang momen yang tepat untuk saya pergi, setelah para pengiklan Twitter di Cina berkomunikasi langsung dengan Twitter Asia Pasifik di Singapura," tulisnya seperti dikutip dari The Guardian pada Senin (2/1/2017).
Chen sebenarnya baru menduduki jabatannya selama delapan bulan. Dirinya ditunjuk sebagai pucuk pimpinan Twitter di Negeri Tirai Bambu pada April 2016 untuk menangani Cina daratan, Hong Kong, Makau, dan Taiwan.
Penunjukan Chen sebagai General Manager Twitter China saat itu mengundang kontroversi karena latar belakangnya yang pernah bekerja sebagai ahli teknologi informasi militer Cina.
Twitter sendiri sebenarnya sudah diblok oleh pemerintah Komunis Cina. Akan tetapi, Chen malah berhasil meningkatkan jumlah korporasi lokal yang beriklan di Twitter.
Media sosial berlambang burung biru ini dianggap masih mumpuni sebagai sarana promosi tingkat global. Grup bisnis besar seperti Huawei dan media massa-media massa milik negara adalah beberapa pihak yang beriklan di Twitter.
Dalam dua tahun terakhir, kata Chen, jumlah pengiklan dari Cina telah tumbuh lebih dari 400 persen. Twitter, di negara tersebut, juga masih digunakan oleh intelektual-intelektual Cina maupun para oposisi pemerintah yang berada di dalam dan luar negeri. Mereka yang berada di dalam negeri mengakses Twitter lewat Virtual Private Network (VPN).
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
Terkini
-
3 Pilihan HP Redmi Rp1 Jutaan RAM Besar, Cocok untuk Gaming Ringan hingga Multitasking
-
2 Kacamata Pintar Acer Bisa Terhubung ke Android dan iOS, Hadirkan 'Layar' 172 Inci
-
Budget Rp1 Jutaan Dapat Tablet Apa? Cek 5 Pilihan dengan Spek Gahar, Baterai Badak Kuat Seharian
-
5 Momen Viral Dadan Pimpin BGN: Sempat Tak Sejalan dengan Purbaya, Kini Dijemput Kejagung
-
HP Compact Anyar, Motorola Edge 2026 Usung 'Extreme AMOLED' dengan Sensor Sony
-
Kenapa HP Cepat Panas? Ketahui Penyebab Umum dan Cara Mengatasinya
-
Apa HP NFC Paling Murah? Ini 5 Pilihan Cerdas untuk Transaksi Digital
-
Update Harga HP Samsung Galaxy A Series, Spesifikasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
-
Review Panasonic TH-43NX600G: Google TV 4K dengan Kualitas Visual "Real" ala 3D
-
Kolaborasi MediaTek dan NVIDIA dalam RTX Spark, Hadirkan Kemampuan AI Lokal di Perangkat Tipis