Suara.com - Chief Executive Officer (CEO) Sony Entertainment, Michael Lynton mengundurkan dari posisinya demi menjadi bos di Snapchat. Di media sosial baru yang semakin populer itu, Lynton akan menduduki posisi chairman of the board.
Pengumuman ini, tulis CNN Money pada Sabtu (14/1/2017), dilakukan sendiri oleh Sony. Lynton telah mengabdi di Sony selama 13 tahun dan menjabat sebagai CEO Sony Entertainment sejak 2012.
Salah satu kejadian menghebohkan di era kepemimpinan lelaki berusia 57 tahun ini adalah peretasan film 'The Interview' yang diduga dilakukan oleh Korea Utara pada 2014. Pada April 2016, ia kemudian ditunjuk sebagai CEO Sony Corporation yang bertanggungjawab atas bisnis film dan musik.
Di bawah Lynton, Sony menelurkan film-film seperti Skyfall, Social Network, juga serial The Crown plus Breaking Bad.
"Saya telah mengalami 13 tahun yang luar biasa. Saya juga merasa terhormat bekerja di Sony dengan sebagian orang paling berbakat dan kreatif di dunia entertainment," kata Lynton.
Ia menambahkan bahwa saat ini adalah momentum tepat melangkah ke Snapchat setelah turut menjadi investor dan bekerja sama dengan co-founder Snapchat Evan Spiegel di masa-masa awal media sosial tersebut.
Snapchat sendiri pada 2017 bersiap menjadi perusahaan publik dan melangkah ke lantas bursa. Korporasi teknologi yang berpusat di California ini diperkirakan memiliki valuasi 25 miliar dolar AS (Rp333 triliun).
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Mas Dhito Kembali Salurkan 216 Bantuan Pertanian Bagi Petani Guna Dukung Peningkatan Produksi
-
Empat Buronan Pemerintah China Dideportasi dari Semarang, Diduga Terlibat Love Scamming
-
Cakar Kurir Paket, Istri Nelayan Akhirnya Bebas dari Penjara
-
Purbaya Caplok 60% Saham KCIC, Utang Whoosh Kini Tanggung Jawab Kemenkeu
-
Nissan Navara PRO-4X Tampil Gagah di GIIAS 2026 dengan Mesin Turbo Diesel
-
37 Ribu Siswa Keracunan MBG, Amnesty International Desak Pemerintah Hentikan Program
-
Panas! Ejekan Justin Hubner ke Timnas Vietnam Berbuntut Panjang
-
Kekalahan dari Persib Jadi Sinyal Keras, Shin Tae-yong Beberkan Masalah Utama Persija
-
Disuruh Jajan demi Selamatkan Negara? Dompet Kita: Giliran Gue Lagi?
-
Klub Mees Hilgers Punya Masalah Besar, Eks Pelatih MU Dituding Jadi Biang Kerok