Suara.com - Snapchat telah berubah secara dramatis sejak versi awal diluncurkan. Dimulai sebagai aplikasi pesan gambar sederhana namun berubah menjadi populer. Salah satu keunggulannya semakin banyak anak muda menemukan cara berkomunikasi dengan berfoto selfie yang diposting sesaat kemudian terhapus.
Efek bola salju berlanjut, sejumlah fitur baru kemudian ditambahkan ke Snapchat, seperti acara langsung, pesan pribadi dan konten publik serta disponsori. Saat ini, aplikasi ini sangat populer sehingga beberapa orang bahkan menyebutnya "MTV baru".
Facebook Messenger, Instagram dan WhatsApp semua digunakan oleh sejumlah orang serta mendorong tingginya kompetisi sehingga membutuhkan inovasi terus-menerus. Inilah sebabnya mengapa fitur grup baru diperkenalkan.
Snapchatters memiliki kemungkinan bersosialisasi dengan 16 orang sekaligus pada satu waktu. Seseorang dapat membuat grup dengan membuat obrolan baru atau dimulai dengan sekejap.
Tapping pada nama dari kelompok, memungkinkan obrolan pribadi dengan orang itu. Kemudian beralih antara dua percakapan dilakukan dengan menekan satu tombol.
Sebetulnya, obrolan grup bukanlah hal baru, namun mengingat cara komunikasi Snapchat yang unik membuat seluruh konsep sedikit berbeda.
Sementara itu, Snapchat berencana untuk go public di pasar modal pada awal 2017. Untuk itu, berbagai ide dan fitur baru dibutuhkan lebih dari sebelumnya untuk memastikan nilai saham yang tinggi. [Phonearena]
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Registrasi Kartu SIM Pakai Verifikasi Wajah Resmi Berlaku, Wamen Komdigi Apresiasi Kesiapan Indosat
-
Rekomendasi HP Snapdragon 8s Gen 4 Terbaik, Performa Flagship Harga Terjangkau
-
Rincian Update Game Ragnarok Origin Classic, Ada Job hingga Server Baru
-
Jelang Galaxy Unpacked, Samsung Beberkan Masa Depan AI yang Lebih Personal dan Aman
-
Indonesia Siapkan Strategi Geopolitik Digital, Chip dan Mineral Kritis Jadi Andalan
-
Shopee - Meta, Kreator Instagram Kini Bisa Dapat Komisi dari Reels dan Feed Lewat Program Afiliasi
-
Dulunya Hutan Tropis Kini Benua Es, Bagaimana Antartika Terbentuk?
-
6 Fitur Wajib HP Kelas Menengah untuk Gaming, Lancar Tanpa Lag
-
Quantum Accelerator Pertama di Singapura Resmi Diluncurkan, Startup Indonesia Masuk Daftar
-
8 HP Murah dengan Kamera Terbaik untuk Fotografi Ringan 2026, Hasil Jernih