Suara.com - Yahoo mengatakan bahawa kesepakatan penjualan aset internet intinya senilai 4,8 triliun dolar AS kepada Verizon remi ditunda selama beberapa bulan ke depan.
"Penutupan awalnya ditetapkan untuk kuartal ini telah didorong ke kuartal berikutnya karena masih ada pekerjaan yang diperlukan untuk memenuhi kondisi penutupan proses penjualan aset," kata juru bicara Yahoo dalam sebuah pernyataan.
Meskipun begitu, ditambahkannya, perusahaan akan bekerja secepatnya untuk menutup transaksi sesegera mungkin.
Berita penundaan itu muncul setelah perusahaan merilis laporan keuangan yang menunjukkan Yahoo memperoleh laba sebesar 162 juta dolar AS dalam tiga bulan terakhir tahun lalu.
Kesepakatan dengan Verizon, yang akan mengakhiri perjalanan Yahoo lebih dari 20 tahun sebagai perusahaan independen, sempat diragukan seiring peretasan data yang besar, beberapa waktu lalu.
Yahoo mengatakan, perusahaan akan meningkatkan keamanan karena pernah mengalami pengalaman pelik dengan peretasan.
"Prioritas utama kami terus meningkatkan keamanan bagi pengguna kami," kata kepala eksekutif Yahoo Marissa Mayer.
Dia menambahkan bahwa sekitar 90 persen pengguna aktif harian telah diamankan atau tidak perlu mengambil tindakan perbaikan untuk melindungi akun mereka. [AFP]
Baca Juga: iPhone 8 Bakal Punya Ekstra Keamanan
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan