Suara.com - Google kembali turut memeriahkan salah satu momen penting di Indonesia. Kali ini, Senin (6/3/2017), sehubungan dengan momen ulang tahun ke-37 Taman Nasional Komodo, Google menghadirkan sebuah doodle --modifikasi logo-- interaktif.
Doodle kali ini menghadirkan sosok seekor komodo --dalam bentuk animasi-- yang tampak sedang beristirahat di sebuah lahan berumput. Namun ada tanda panah "play" di logo Google pada kolom itu, yang berarti ini adalah sebuah doodle interaktif (bisa dimainkan).
Dengan meng-klik bagian doodle tersebut, gambarnya bakal mengalami zoomed, dan sang komodo yang tadinya beristirahat lantas bangun serta menjulurkan lidahnya. Sebagai ganti logo Google, lantas muncul pertanyaan: how much do you know about komodo dragons (seberapa banyak Anda tahu tentang komodo)?
Berikutnya, Anda harus bersiap-siap untuk menguji pengetahuan Anda tentang komodo, dengan menjawab pertanyaan yang disajikan. Ada lima pertanyaan terkait komodo yang ditampilkan satu-persatu, dengan mode jawaban benar atau salah. Setiap jawaban Anda kemudian juga akan direspon: benar atau salah.
Di bagian akhir, sesosok komodo akan memperlihatkan total skor Anda, apakah benar semua (5 dari 5), atau cuma benar sebagian. Tentu saja, Anda juga bisa mengulang kuisnya. Sementara, bagian selanjutnya lantas akan menyajikan beberapa topik pengetahuan lebih lanjut mengenai komodo dan habitatnya, yang bisa pula diklik dan akan membuka ke hasil pencarian masing-masing topik.
Google memang dikenal sudah cukup lama kerap menyajikan doodle-doodle spesial di momen-momen penting dan menarik. Awalnya hanya momen-momen internasional, namun kemudian seiring berkembangnya Google di berbagai negara, momen-momen lokal pun ikut disajikan melalui doodle.
Beberapa doodle interaktif yang sejauh ini pernah muncul di antaranya ada yang berbentuk permainan (game), termasuk di antaranya permainan terkenal seperti Pacman; ada yang berupa aktivitas bermusik dan merekamnya; doodle yang menampilkan dongeng terkenal dunia; dan lain sebagainya.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali