Suara.com - Peneliti asal Amerika Serikat telah mengidentifikasi sebuah varian genetik umum yang dapat menyebabkan penuaan pada otak normal orang yang sudah tua bahkan hingga 12 tahun.
Para peneliti mengatakan hasil penelitian ini diharapkan bisa menunjukkan arah baru dan sebagai bahan evaluasi yang potensial untuk mencegah dan melakukan proses pengobatan penyakit gangguan otak terkait usia seperti Alzheimer.
"Jika Anda melihat sekelompok orang tua, beberapa akan terlihat lebih tua dari rekan-rekan mereka dan beberapa akan terlihat lebih muda. Perbedaan penuaan yang sama juga dapat dilihat di frontal korteks, daerah otak yang bertanggung jawab untuk proses mental yang lebih tinggi", jelas Profesor dari Columbia University Medical Centre (CUMC), AS, Asa Abeliovich dilansir Zeenews.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak dari perbedaan ini terkait dengan varian gen yang disebut TMEM106B. Sekitar sepertiga dari orang memiliki dua salinan dari TMEM106B dan sepertiga lain memiliki satu salinan.
Orang-orang yang memiliki dua salinan 'buruk' dari gen ini dipercaya memiliki korteks frontal yang cenderung 12 tahun lebih tua dari mereka yang memiliki dua salinan normal.
Abeliovich mengatakan TMEM106B mulai mengerahkan efeknya setelah seseorang mencapai usia 65 tahun. Sebelum terjadi, semua orang berada di perahu yang sama, dan kemudian datanglah stres menyerang.
"Apabila Anda memiliki dua salinan gen yang baik, Anda akan merespon stres dengan baik pula. Jika Anda memiliki dua salinan gen yang buruk, otak Anda akan menua dengan cepat," imbuhnya.
Tampaknya, kata Abeliovich, jika Anda memiliki varian genetik ini, penuaan otak berakselerasi dan dapat meningkatkan kerentanan terhadap penyakit otak maupun sebaliknya. "Jika Anda memiliki penyakit otak, penyakit mempercepat penuaan otak," tutupnya.
Studi ini dipublikasikan dalam jurnal Cell Sistem di Amerika Serikat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
7 HP Murah Rp1 Jutaan dengan Performa Kencang, Cocok buat Upgrade Setelah Lebaran
-
25 Kode Redeem FC Mobile 23 Maret 2026: Bocoran Draft Icon Vieira dan Prediksi Anjloknya Harga Pasar
-
Bocoran Oppo Pad Mini: Tablet Kecil Rasa Flagship dengan Snapdragon 8 Gen 5
-
15 Prompt AI untuk Edit Foto Lebaran 2026, Hasil Ciamik dan Natural
-
32 Kode Redeem FF 23 Maret 2026: Cuma Modal Dikit Dapat Bundle Clover dan SG Lumut
-
Huawei Enjoy 90 Pro Max Bocor! Baterai 8.500mAh Siap Gegerkan Pasar HP Midrange
-
Cara Isi Saldo e-Toll Lewat HP Tanpa NFC untuk Arus Balik Lebaran 2026, Mudah dan Praktis
-
Terpopuler: 9 Pilihan HP Gaming Terjangkau David GadgetIn, Redmi A7 Pro Dijual Murah Rp1 Jutaan
-
7 Rekomendasi HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar 2026
-
5 Rekomendasi Tablet Rp2 Jutaan 2026 yang Cocok untuk Multitasking