Suara.com - Para ilmuwan mengklaim berhasil menemukan bagian otak yang membuat kita bermimpi saat sedang tidur. Temuan ini diyakini sangat penting dalam memahami apa itu mimpi dan apa tujuannya.
Sebelumnya para ilmuwan meyakini bahwa manusia bermimpi ketika memasuki fase rapid eye-movement (REM) saat tidur. Pada fase ini aktivitas otak sangat cepat, sama ketika manusia sedang terbangun.
Yang membuat para ilmuwan bingung, beberapa hasil riset lain menunjukkan bahwa manusia juga bermimpi di luar fase REM.
"Ini seperti sebuah misteri," kata Francesca Siclari, ilmuwan dari University of Wisconsin-Madison, Amerika Serikat, yang terlibat dalam studi ini.
Tetapi kini, misteri itu sudah terpecahkan.
Siclari bersama beberapa ilmuwan dari Swiss dan Italia, yang membeberkan riset mereka dalam jurnal Nature Neuroscience, mengungkap misteri ini dengan melakukan sejumlah eksperimen terhadap 32 orang sukarelawan.
Aktivitas otak para sukarelawan ini direkam saat sedang tidur menggunakan electroencephalogram (EEG) - sebuah teknik untuk memantau aktivitas otak dengan memasang 256 elektroda di batok kepala dan wajah. Dengan teknik ini para ilmuwan bisa memonitor jumlah dan ukuran sinyal gelombang otak, dalam berbagai kecepatan.
Selama eksperimen, ketika aktivitas otak mereka sedang dipantau, para sukarelawan juga dibangunkan tiba-tiba untuk menceritakan dan menggambarkan mimpi mereka.
"Secara keseluruhan, kami membangunkan mereka lebih dari 1000 kali," jeas Siclari.
Setelah bangun, para sukarelawan ditanyai tentang tentang apa saja yang mereka ingat dari mimpi itu, apakah dalam mimpi mereka melihat wajah, melihat pergerakan tubuh, atau berpikir.
Dari hasil rekaman EEG, para ilmuwan melihat bahwa ketika bermimpi ada perubahan aktivitas pada sebuah bagian otak yang dinamai "posterior cortical hot zone". Bagian ini terletak di belakang otak dan yang bertanggung jawab untuk mengolah informasi visual dan terlibat dalam proses pengintegrasian indera manusia.
Mereka melihat bahwa saat bermimpi, baik dalam fase REM atau tidak, akan ada penurunan aktivitas berfrekuensi rendah di posterior cortical hot zone.
Tetapi khusus pada mimpi yang berlangsung di luar fase REM, para peneliti melihat ada peningkatan aktivitas berfrekuensi tinggi di posterior cortical hot zone.
Lebih jauh, tim peneliti juga berhasil mengidentifikasi bagian otak yang membantu manusia mengingat mimpi. Untuk jenis mimpi ini akan ada peningkatan aktivitas berfrekuensi tinggi di bagian depan otak.
Dengan temuan ini para peneliti mengaku bisa memprediksi apakah seseorang sedang bermimpi saat tidur dengan tingkat ketepatan hingga 87 persen.
Para peneliti mengatakan studi ini bisa membantu menjelaskan apa yang terjadi pada otak manusia ketika tidur, ketika manusia beralih dari kondisi sadar ke tidak sadar.
Meski demikian para peneliti mengatakan bahwa butuh penelitian lebih jauh terhadap posterior cortical hot zone untuk mengetahui apa fungsi dan tujuan mimpi. (The Guardian)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
Terkini
-
24 Kode Redeem FC Mobile 4 Februari 2026: Cara Klaim Haaland dan Trik Farming 5.000 Permata
-
5 Rekomendasi CCTV Rp200 Ribuan, Praktis Bisa Pantau Lewat HP Kapanpun
-
5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah dengan RAM Besar Terbaik
-
5 Rekomendasi HP Compact Murah Terbaik Februari 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
5 Tablet Murah 1 Jutaan untuk Cucu Nonton YouTube, Tahan Banting dan Baterai Awet
-
7 Rekomendasi Tablet Gaming Murah Anti Nge-Lag, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Konglomerat Indonesia dan Sri Mulyani Disebut-sebut di Epstein Files? Begini Penjelasannya
-
Nasib Borderlands 4 di Nintendo Switch 2: Dibatalkan atau Hanya Jeda?
-
5 Powerbank 20.000 mAh Murah yang Aman Masuk Pesawat, Traveler Wajib Punya!
-
5 HP Murah dengan Ruang Penyimpanan 256GB, Storage Lega Tanpa Bokek