Suara.com - Memiliki ayah super kaya tidak berarti segalanya akan berjalan mudah. Hal itu dialami oleh ketiga anak pendiri Microsoft, Bill Gates.
Baru-baru ini, miliader ternama itu mengungkapkan bahwa dirinya melarang anak-anaknya menggunakan ponsel sampai mereka berusia 14 tahun.
Bill Gates yang merupakan ayah dari Jennifer (20), Rory (17), dan Phoebe (14), mengakui bahwa dirinya merupakan tipe orangtua kolot.
"Kami mengatur jadwal untuk anak-anak dalam menggunakan ponsel. Kami ingin membantu mereka dalam mendapatkan waktu tidur yang layak," paparnya.
Tak hanya itu, ia melarang ketiga anaknya menggunakan ponsel pintar di meja makan. Hal itu dilakukan agar mereka dapat berinteraksi dengan hangat.
"Itu adalah cara yang bagus. Anak-anak bisa berhubungan dengan teman-temannya tanpa melupakan pekerjaan rumah," kilahnya.
Uniknya, Gates mengakui bahwa terkadang ketiga anaknya mengeluhkan peraturan soal ponsel.
"Mereka mengatakan kepadaku teman-temannya sudah mendapatkan ponsel lebih awal," ujarnya setengah bercanda.
Sifatnya yang ketat terhadap anak-anak itu sebenarnya bukanlah hal yang aneh. Ia terkenal karena tidak pernah bersikap berlebihan walaupun memiliki kekayaan bernilai 87.4 miliar dolar AS atau kisaran Rp1.161 triliun.
Baca Juga: Saat Tersadar Seusai Kritis, Ini yang Ditanyakan Julia Perez
Melalui yayasan yang dimilikinya, Bill bersama istrinya banyak melakukan perjalanan keliling dunia untuk membantu negara dunia ketiga dalam bidang sosial. [Mirror]
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan